Showing posts with label Tanaman Hias. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Hias. Show all posts

Friday, February 21, 2020

Bulan Mulai Berbunga Pohon Tabebuya Di Surabaya

Pohon tabebuya sering kali ditanam di luar Brazil sebagai pohon perdu ditepi jalur dan taman. USDA untuk pohon tabebuia sendiri ada pada area 9b hingga dengan 11, dan toleran kepada kekeringan yang artinya pohon ini juga dapat tumbuh subur di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia.

Bulan Mulai Berbunga Pohon Tabebuya Di Surabaya

Bulan Mulai Berbunga Pohon Tabebuya Di Surabaya

Tabebuya mempunyai bunga yang berbeda-beda warna. Banyaknya Bunga Tabebuya Surabaya sudah memperindah trek kota. Bunga-bunga Tabebuya ketika ini sedang bermekaran. Bunga itu mirip Bunga Sakura di Jepang.

Kapan Pohon Tabebuya Mulai Berbunga ?

  • Bunga Tabebuya Butuh Banyak Cahaya Surya
Keunikan bunga ini kecuali menawan diperhatikan, bunga ini tak susah perawatannya. Tapi, bungan ini cuma perlu banyak pencahayaan dari sang surya secara segera. Sehingga, Bunga Tabebuya banyak ditanam di trek yang jauh dari gedung-gedung bertingkat.

Habitat autentik Tabebuya berasal dari tempat dengan iklim kering, sehingga mempunyai ketahanan hidup yang tinggi dalam situasi kekeringan. Itu sebabnya pohon hias populer ini gampang tumbuh di bermacam tipe tanah di tempat subtropis dan tropis, termasuk Indonesia.
Anda berminat menanamnya dan mencari bibit pohonnya : Jual Pohon Tabebuya Warna Kuning, Pink Dan Putih
Pohon bunga tabebuya memerlukan banyak asupan sinar sang surya supaya gampang berbunga. Pastikan untuk menempatkan pohon bunga tabebuya di daerah terkena sinar sang surya. Pelataran rumah ialah daerah pas untuk membesarkannya.

  • Mekar di Ujung Musim Kemarau
Fakta Lain soal Bunga Tabebuya merupakan bunga ini cuma mekar di penghujung musim kemarau. Seperti kini ini, pada bulan November yakni musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

  • Ada Tiga Warna
Perlu dikenal, Bunga Tabebuya yang berada di Surabaya ada tiga macam warna merupakan putih, kuning dan merah muda. Pada musim di penghujung kemarau ini, bunga-bunga Tabebuya itu berguguran dan memperindah suasana Kota Surabaya.

Beberapa masyarakat Kota Surabaya mengabadikan peristiwa estetika Tabebuya yang sedang bermekaran di jalan. Bagus seperti di Jepang.

Friday, August 30, 2019

Cara Menanam Tanaman Ylang-Ylang Bunga Kenanga Dengan Batang


Cara Menanam Tanaman Ylang-Ylang Bunga Kenanga Dengan Batang. Kenanga dan ylang-ylang dapat diperbanyak secara generatif. Perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilakukan, baik dengan cangkokan, okulasi maupun kultur jaringan. Benih kenanga tidak dapat disimpan dalam suasana kering.

Pendahuluan

Dalam perdagangan dikenal dua macam minyak atsiri yang berasal dari kenanga (Cananga odorata) yaitu minyak kenanga (C. odorata forma macrophylla) dan minyak ylang-ylang (dari bunga C. odorata forma genuina).

Minyak kenanga merupakan salah satu komoditas ekspor yang telah lama dikenal di pasaran dunia. Ekspor minyak kenanga dari Indonesia mencapai voleme 50 ton tiap tahun dan merupakan pemasok minyak kenanga terbesar di dunia.

 Minyak ylang-ylang mutunya lebih baik dari minyak kenanga. Prospek pemasaran ylang-ylang diperkirakan cukup baik. Hal ini didasarkan, sampai sekarang indonesia masih mampu mengekspor minyak kenanga yang harganya 1/3 - 1/4 harga minyak ylang-ylang.

Tanaman ylang-ylang belum berkembang di Indonesia, sehingga masalah teknis pengembangannya masih belum banyak diketahui. Namun demikian tanaman ini tidak banyak berbeda dengan kenanga baik dalam teknik budidaya maupun dalam pengolahannya. Sehingga masalah yang dihadapi dalam pengembangannya tidak berbeda dengan kenanga.

Cara Menanam Tanaman Ylang-Ylang Bunga Kenanga Dengan Batang

Taman Tanaman Hias Cara Menanam Tanaman Ylang-Ylang Bunga Kenanga Dengan Batang


Perbedaan morfologi antara tanaman kenanga dengan ylang-ylang dapat dilihat antara lain dari habitus, bentuk daun dan warna ranting muda serta tangkai dan tulang daun. 

Ylang-ylang habitusnya ramping dan batangnya relatif kecil, cabang-cabang agak jarang sehingga nampak daunnya kurang rimbun. Sebaliknya kenanga pada umumnya habitusnya gemuk batangnya besar (kokoh), cabang agak rapat sehingga daunnya nampak rimbun.

Bentuk daun kenanga hampir sama dengan ylang-ylang yaitu lonjong. Perbedaan terletak pada perbandingan panjang dan lebar daun. Daun kenanga perbandingan panjang dengan lebar daun lebih kecil dari pada daun ylang-ylang sehingga nampak daun kenanga lebih lebar dari daun ylang-ylang. Disamping itu urat daun kenanga lebih kecil sehingga nampak lebih lemas, permukaannya datar(rata) dan warnanya hijau muda. Sebaliknya daun ylang-ylang nampak lebih sempit, urat daun lebih besar sehingga daun nampak lebih kaku, permukaan keriput dan warnanya hijau tua.

Bunga tersusun pada suatu tandan, tiap tandan berisi 2-20 kuntum. Sepal tiga buah, petal enam buah dengan panjang 4-8 cm, sempit dan ujungnya melengkung ke belakang. Tangkai bunga panjangnya 3-5 cm. Bunga yang baru mekar berwarna hiaju, berbulu tebal sehingga nampak putih kehijau-hijauan. Setelah dewasa bunga berwarna kuning kemudian kuning tua. Pada stadia tersebut kandungan dan mutu minyaknya mencapai maksimum.

Buah merupakan polong, bentuknya lonjong dengan panjang sekitar 4 cm dan berdaging lunak. Setiap buah mengandung 8-12 biji yang bentuknya pipih, permukaan kulit buah tidak rata, setelah mask warnanya coklat mengkilap.

Ekologi dan Penyebarannya

C. odorata (famili Anonaceae) diduga berasal dari Maluku dan Filipina. Genus Canangium dapat tumbuh sampai 1200 m di atas permukaan laut. Namun untuk ylang-ylang dan kenanga penyebarannya terutama di dataran rendah yang lembab dan panas serta mengalami periode kering tertentu.

Tanah yang baik untuk pengembangan kenanga dan ylang-ylang adalah tanah yang aerasinya baik dan solumnya dalam, tanpa lapisan batu atau padas. Hal ini penting karena tanaman tersebut memiliki perakaran yang dalam. Di Nossi Be (dekat Madagaskar), produksi dan mutu minyak ylang-ylang yang terbaik diperoleh dari tanaman yang diusahakan pada tanah liat berpasir atau tanah vulkanik yang aerasinya baik.

Teknik Budidaya Bunga Kenanga Dan Ylang-Ylang


Kenanga dan ylang-ylang dapat diperbanyak secara generatif. Perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilakukan, baik dengan cangkokan, okulasi maupun kultur jaringan. Benih kenanga tidak dapat disimpan dalam suasana kering. Pada kadar air 4-5% benih hanya dapat disimpan 3-4 hari. Pada kadar air diatas 50% dapat disimpan selama 1-2 minggu. Dengan sifat yang demikian, benih kenanga dan ylang-ylang dikategorikan ke dalam benih rekalsitran.

Benih kenanga dan ylang-ylang mudah tumbuh pada kisaran suhu 20-30 C, dengan terobosan sinar diatas 10%. Benih ylang-ylang lebih banyak memerlukan sinar daripada benih kenanga untuk perkecambahannya. Pada kondisi lingkungan yang optimal, benih kenanga dan ylang-ylang dapat tumbuh setelah 3-4 minggu setelah penyemaian.

Cara Pembibitan


Bila tanaman diusahakan secara monokultur, jarak tanam kenanga berkisar antara 5-7 m s/d 5-7 m dan ylang-ylang antara 4-5 m s/d 4-5 m. Lubang tanam disiapkan kira-kira sebulan sebelum tanam dengan ukuran minimal 40 x 40 x 40 cm3. Dua minggu sebelum tanam, lubang tanam ditutup, sebaiknya diberi pupuk kandang 5-10 kg tiap lubang. Untuk melindungi bibit yang baru ditanam, pada setiap lubang tanaman disediakan naungan sementara.

Cara Pemeliharaan


Pada tahun pertama setelah penanaman, perlu diusahakan agar tanah disekitar tanaman bebas gulma terutama yang berbentuk semak. Tanah yang kosong (sebelum kanopi memenuhi lahan) dapat diisi tanaman misalnya tanaman semusim atau tanaman penutup tanah.

Untuk pertumbuhan yang baik, tanaman perlu pupuk terutama menjelang berbunga. Dosis dan macam pupuk anjuran hasil penelitian belum ada, begitu pula pengalaman petani. Mengingat produk utama adalh bunga, yang umumnya dipanen 2 kali setahun, maka diperkirakan diperlukan dosis pupuk yang cukup tinggi. Tetapi karena memiliki perakaran yang kuat dan cukup dalam., diperkirakan dosis pupuk lebih rendah daripada dosis pupuk yang dianjurkan untuk cengkeh. Untuk menjaga agar tanaman berproduksi normal, diperlukan pemupukan sekitar 1-2 kg NPK (Urea, TSP, ZK) setiap pohon.

Hama Utama dan Pengendaliannya

Gangguan utama pada kedua tanaman ini adalah serangan ulat pemakan daun (Maenas maculifascie WLK) yang banyak menyerang tanaman pada musim hujanl Hama ini poliphagus, selain menyerang kenanga dan ylang-ylang juga menyerang tanaman sirih, dadap, coklat, jarak dan sebagainya.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan secara mekanik/fisik, secara biologis maupun secara kimia. Pengendalian secara mekanik/fisik dilakukan dengan membakar atau langsung membunuh larva yang terkumpul pada pangkal batang. Tindakan selanjutnya adalah melakukan sanitasi disekitar areal tanaman terhadap sisa-sisa sarang dan rumput serta sampah. Dengan demikian pupa yang berada disekitar permukaan tanah dapat dieradikasi.

Pengendalian secara biologis dapat dilakukan dengan menggunakan parasit dari ordo Diptera serta bakteri yang menyerang larva M. maculifascie. Sedangkan pengendalian secara kimiawi dapat dilakukan dengan menggunakan Azodrin 15 WSC yang diaplikasikan secara sistemik (infus) dan langsung disemprotkan ke tanaman yang tererang dengan dosis 2ml/l. Selanjutnya dari hasil penelitian diketahui bahwa Atabron 50 EC Nogos 50 EC dan Dursban 20 EC pada konsentrasi 0.5 mi/l cukup untuk membunuh larva instar ketiga.

Cara Panen Bunga Ylang-Ylang


Ylang-ylang biasanya mulai berbunga pada umur 1.5-2 tahun setelah tanam atau sekitar 2-3 tahun setelah penyemaian, sedangkan tanaman kenanga paling cepat berbunga setelah 5 tahun. Bunga yang dipanen pada akhir musim kemarau menghasilkan mutu minyak terbaik. 


Untuk memperoleh mutu minyak yang terbaik baik kenanga maupun ylang-ylang hendaknya dipanen setelah benar-benar masak ditandai dengan warna kuning tua. 

Kandungan minyak atsiri tertinggi terdapatpada malam hari dan pada siang hari menurun. Oleh karena itu panen bunga hendaknya dilakukan sepagi mungkin dan tidak melebihi pukul 9 pagi.

Cara Penyulingan bunga kenanga dan ylang-ylang


Penyulingan bunga kenanga dan ylang-ylang dapat dilakukan secara penyulingan dengan air (direbus) atau penyulingan dengan air dan uap (dikukus). Pada penyulingan bunga ylang-ylang , minyak yang dihasilkan dipisahkan menjadi beberapa fraksi. 


Fraksi hasil penyulingan minyak ylang-ylang digolongkan menjadi empat jenis mutu yaitu fraksi ekstra (mutu terbaik), fraksi pertama, kedua dan ketiga. Penggolongan fraksi minyak ylang-ylang ini didasarkan pada berat jenis dan bilangan ester serta dilakukan berdasarkan lama penyulingan.

Fraksi terbaik mempunyai bilangan ester dan berat jenis yang paling tinggi dan fraksi berikutnya mempunyai berat jenis dan bilangan ester yang makin kecil. 


Makin lama penyulingan persentase fraksi pertama (fraksi ester) makin rendah, sebaliknya fraksi terpen dan seskuiterpennya makin tinggi. Makin cepat penyulingan, persentase fraksi pertama makin banyak dan sedangkan fraksi terakhir (terpen dan seskuiterpen) makin rendah.

Manfaat/Daya Guna Minyak Ylang-ylang


Minyak ylang-ylang mempunyai aroma yang sangat wangi, atau setaraf dengan bau minyak melati, sehingga minyak ylang-ylang termasuk salah satu bahan pewangi dalam parfum yang mahal. Minyak kenanga mempunyai mutu bau yang lebih rendah bila dibandingkan dengan minyak ylang-ylang dan dipakai sebagai bahan pewangi sabun.

Daftar Pustaka

Hobir. 1989. Budidaya Ylang-ylang. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor.

Hobir et al. 1990. Kenanga dan Ylang-ylang. Bul. Littro. 4(1):30-37.

Ketaren, S. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. Balai Pustaka. Jakarta. 427 hal.

6 Jenis Bunga Mawar Yang Harum

6 Jenis Bunga Mawar Yang Harum. Setiap bunga selalu mengandung kisah menarik untuk diceritakan. Rose memiliki tempat tersendiri karena kandungan kisahnya yang tak terbatas dan makna beragam warnanya.

Rose telah sejak ratusan tahun digunakan sebagai media pesan tanpa kata. Rose sejak lama dijadikan simbol kerahasiaan (confidentiality) --ungkapan "sub rosa" dalam bahasa Latin (secara literal berarti "di bawah rose") berarti
mengatakan sesuatu secara rahasia.

6 Jenis Bunga Mawar Yang Harum

Taman Tanaman Hias Tentang 6 Jenis Bunga Mawar Yang Harum


Apapun warnanya, kecantikan khas dan aromanya yang tersembunyi menebarkan pesan yang dijamin akan memberi kebahagiaan bagi penerimanya dan menimbulkan kecemburuan bagi yang lain.


1. Bunga Mawar Merah

Tak ada yang tak tahu simbolisme cinta Mawar Merah. Hari Valentine tidak akan pernah ada jika Mawar Merah tak pernah mekar. Mawar Merah adalah simbol paripurna cinta romantis dan gairah yang tak lekang. Mawar merah juga mencerminkan respek dan spirit kreatif cinta. Mewakili cinta sejati, Mawar Merah dikenal secara universal sebagai Mawar Cinta.


2. Bunga Mawar Putih

Mewakili kemanusiaan, kesucian dan tanpa dosa, Mawar Putih --sering disebut sebagai bridal rose-- dikaitkan dengan cinta belia. Di Skotlandia, ketika mawar putih mekar di musim semi, orang melihatnya sebagai tanda pernikahan awal. Juga melambangkan kebenaran dan pengabdian, Mawar Putih menyampaikan pesan penghambaan dan ucapan "Aku milikmu".


3. Bunga Mawar Kuning

Jika di era Victorian Mawar Kuning melambangkan kecemburuan, kini Mawar Kuning mencerminkan persahabatan, kegembiraan dan perhatian. Buket dengan tiga mawar kuning mekar menyampaikan afeksi, kehangatan, keceriaan



4. Bunga Mawar Pink

Melambangkan feminitas, kelembutan dan kehalusan, Mawar Pink juga memiliki makna lain bergantung pada kekentalan warnanya. Pink tua mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan, pink muda mengungkapkan kehalusan dan kelembutan, kekaguman dan kegembiraan


5. Bunga Mawar Orange

Dengan warna hangat dan vibrant tones, Mawar Orange mencerminkan hasrat dan antusiasme. Jika Anda mencari cara untuk mengungkapkan kekaguman dan ketertarikan dengan pesan di baliknya, gairah dan ketertarikan, kirim saja buket berisi mawar orange mekar.


6. Bunga Mawar Ungu

Dianggap memiliki sifat mistis, dengan simbolisme kecantikan yang menggoda dan gairah, tidak mengherankan mawar Ungu dapat menyiratkan pesan cinta pada pandangan pertama. Mawar yang sangat bagus untuk Valentine.

Thursday, July 25, 2019

Jenis-Jenis Bangga Thailand : Mangga Khiojay Jumbo


Jenis-Jenis Bangga Thailand : Mangga Khiojay Jumbo. Satu lagi mangga jumbo yang muncul dari Thailand dan bibitnya mulai banyak diperjual belikan di Indonesia. Varietas baru ini lumayan cepat menarik perhatian masyarakat pecinta tanaman buah karena ukuran buahnya yang jumbo.

Lazimnya, bobot buah mangga berkisar antara 250 gram hingga 600 gram, namun varietas ini justru memamerkan ukuran buah yang tidak lazim, buahnya berbobot minimum 1200 gram dengan ukuran bobot maksimum yang pernah saya panen adalah 2200 gram. Betul-betul jumbo untuk ukuran sebuah mangga konsumsi.
Jenis-Jenis Bangga Thailand : Mangga Khiojay Jumbo

Jenis-Jenis Bangga Thailand : Mangga Khiojay Jumbo


Saya mendapatkan bibit mangga ini dari Bangkok, Thailand pada pertengahan Juli 2007 saat saya mendapat tugas kantor di Thailand. Bibit susuan setinggi 50an cm ini kemudian dibawa pulang ke tanah air, kemudian ditanam di dalam pot plastik berdiameter 30 cm,

dengan media tanam campuran antara tanah regosol pasiran, pupuk kandang sapi, dan sekam bakar dengan komposisi 1:2:1. Tidak disangka-sangka,

7 bulan pasca tanam, mangga ini mulai memunculkan bunga untuk pertama kalinya. Sekitar 140 hari kemudian, satu-satunya buah mangga dari bunga pertama ini, matang pohon dengan bobot buah saat itu adalah 1200 gram.

Ukuran buah yang jumbo meski ditanam di dalam pot  inilah yang mendorong saya untuk memindahkan dan menanam tanaman mangga setinggi semeter ini ke halaman depan rumah yang hanya berjarak 1 meter saja dari pagar halaman.

Tepat di bulan Juli 2010, di umur 3 tahun, tanaman setinggi 4 meter di halaman depan, memunculkan 5 kuntum bunga sebagai tanda musim berbuah yang kedua,

namun 5 kuntum bunga tersebut hanya muncul di sisi bagian utara dari tajuk tanaman, dan bunga sama sekali tidak muncul di sisi yang lain.

Bunga kedua ini berhasil menjadi 6 buah sempurna yang dipanen dengan bobot buah terkecil seberat 1300 gram dan terbesar seberat 1900 gram.

Untuk tanaman yang saat ini berumur lebih dari 5 tahun, saya memberikan pupuk NPK Phonska (15-15-15) sebanyak 2 kg sebelum musim penghujan tiba (pada bulan September)

untuk menunjang pertumbuhan vegetatif yang sehat sebelum memasuki periode generatif untuk berbunga, dan menambahkan pupuk lambat urai Pamafert (6-23-10-2-3-1) sebanyak 1 kg pada awal musim kemarau (di awal bulan Mei)

untuk menunjang periode pembungaan dan pembuahan yang panjang. Masing-masing pupuk tersebut di letakkan dalam lubang yang dibuat melingkar menggunakan linggis, sejauh 1 meter dari pangkal batang.

Mangga Bangkok Thailand


Pemberian pupuk dengan cara melubangi tanah menggunakan linggis terasa lebih mudah dibandingkan jika harus membuat parit mengelilingi tanaman, mengingat tanamannya hanya ditanam di halaman rumah dan terbentur dengan tembok di bagian utara yang hanya berjarak 1 meter dari pokok tanaman.

Hama utama tanaman ini hanyalah kalelawar dan lalat buah, oleh karena itu, pembungkusan buah sedini mungkin pasca bakal buah terbentuk akan mengurangi tingkat kerusakan buah yang disebabkan oleh kedua jenis hama tersebut.

Pembungkusan buah dapat dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan yang murah dan tersedia di sekitar kita. Saya biasa membungkus buah mangga khiojay ini menggunakan kertas bekas pembungkus semen atau koran bekas berlapis dua yang di-staples pada sisi-sisi yang terbuka,

menyisakan sedikit lubang untuk sirkulasi udara, sementara baik kertas semen maupun kertas koran sangat manjur untuk menyerap kelembaban yang timbul akibat pembungkusan buah,

hal ini disebabkan oleh jenis kertas yang bersifat higroskopis, yang menyerap uap air dengan cepat sehingga mampu mengurangi resiko kelembaban yang mungkin bisa merangsang pertumbuhan jamur di kulit buah mangga khiojay.

Meski hanya terbuat dari kertas, bahan pembungkus sederhana ini sangat awet membungkus buah mulai saat pembungkusan dilakukan hingga pemanenan buah yang memakan waktu lebih dari 4 bulan.

Pohon Mangga Bangkok


Ukuran buah yang jumbo bisa menjadi alat pembeda (dari sisi marketing) bagi para pekebun mangga untuk mengebunkan mangga khiojay ini dalam skala luas.

Dari kacamata marketing, konsumen akan sangat mudah tertarik jika melihat ada mangga yang dipajang di rak untuk dijual karena ukuran buahnya yang tidak lazim. Konsumen buah di Indonesia sangat mudah tertarik jika melihat ukuran buah yang jumbo, persis sama halnya ketika jambu bangkok masuk dan dikenalkan pertama kali di Indonesia di awal tahun 1980an.

Selain ukuran buah, kuantitas dan kualitas daging buah serta  rasa yang memenuhi syarat sebagaimana yang telah dijelaskan di awal, daya simpan mangga ini juga luar biasa, dalam keadaan masak 70%, mangga khiojay tahan disimpan selama sebulan dalam ruang pendingin (refrigerator).

Jika ditanam di halaman rumah pun, daya tarik mangga ini luar biasa. Setiap orang yang lewat di depan rumah saya pasti menengok buah mangga yang menggantung dalam ukuran jumbo,

dari situ rasa ketertarikan mereka terhadap mangga ini dimulai dan diakhiri dengan menanam mangga khiojay di halaman rumah mereka sendiri, agar mereka bisa juga menikmati saat mangga ini mulai berbuah.

Saat ini saya mengenalkan varietas mangga khiojay ini secara luas dengan membuat dan menyebarkan bibit okulasi mata tempel dengan entres dari pohon induk yang terbukti berkualitas bagus.

7 Cara Tepat Menanam Bunga Euphorbia Agar Cepat Hidup


7 Cara Tepa Menanam Bunga Euphorbia Agar Cepat Hidup. Kunci keberhasilan merawat euphorbia ada pada media tanam yang baik. Dengan media tanam yang baik, akan membuat tanaman ini tumbuh subur, sehat, akar kuat, batang kokoh, dan rajin berbunga.

Untuk itulah, media tanam harus mengandung unsur hara dalam jumlah memadai. Pot sebagai wadah tanam sebaiknya dipilih yang memiliki drainase baik. Setelah itu, baru memahami cara penanaman yang benar. Berikut cara menanam euphorbia dengan benar

7 Cara Tepat Menanam Bunga Euphorbia Agar Cepat Hidup.


  • Siapkan pot yang ukurannya sepadan dengan besar-kecilnya euphorbia. Pastikan kondisi pot bersih dan memiliki lubang di bagian dasar untuk membuang kelebihan air.
  • Masukkan beberapa potongan styrofoam atau pecahan genting yang jumlahnya asal menutup lubang, karena tujuannya untuk mencegah air tidak menggenang di dasar pot.
  • Isi pot dengan formulasi media tanam yang sudah dibuat, jumlahnya kira-kira separuh pot. Taburkan butiran pupuk lambat urai sebanyak setengah sendok makan.
  • Ambil bibit euphorbia, lalu bersihkan akar-akarnya. Setelah itu, tanaman siap ditanam.
  • Masukkan euphorbia ke media tanam dengan posisi tegak. Pastikan akar menyebar merata dan tidak saling melilit atau menumpuk satu dengan yang lainnya.
  • Isi media tanam hingga penuh, lalu siram air sampai media tanam terlihat padat. Letakkan bibit di lokasi teduh dan aman dari gangguan.
Selamat mencoba. [ary]

tablodgallery

7 Cara Menumbuhkan Tunas Bunga Adenium


7 Cara Menumbuhkan Tunas Bunga Adenium. Selain memperindah batang dan bunga, adenium sangat diharapkan penggemarnya memiliki bonggol besar dan unik. Sebelumnya telah diulas untuk menumbuhkembangkan adenium agar memiliki batang yang indah dengan tata cara pengembangbiakan.

Layaknya manusia, adenium dalam berkembangbiaknya tergantung dari gen indukan. Kelangkaan bonggol bagus membuat beberapa penggemar bereksperimen merancang bonggol sejak tanaman masih berumur muda. Bonggol muda berukuran 4 sampai 5 cm sudah dapat dibentuk.

7 Cara Menumbuhkan Tunas Bunga Adenium

Dari sisa umbi masih bisa tumbuh akar, bahkan bentuknya lebih rapi karena akar muncul serempak dari pinggir bonggol yang menganga. Memaksa bonggol untuk tumbuh besar memang relatif sulit. Salah potong dan penanganan tidak tepat membuat tanaman merana dan mati.

‘’Itu sebabnya kebanyakan penggemar menggunakan tanaman sakit untuk dipotong. Kompensasinya jika tanaman mati maka tidak merasa rugi. Sebenarnya beberapa penggemar malah menggunakan bonggol baru yang sehat. Justru tanaman yang sehat lebih cepat pulih, setelah dilukai. Masa pemulihan tanaman yang relatif lama, bahkan risiko mati.

7 Cara Menumbuhkan Tunas Bunga Adenium


Pilih tanaman yang batangnya berwarna hijau, mulus dan bebas penyakit puru,’’ kata salah seorang penggemar sekaligus pebisnis tanaman hias di seputaran Denpasar, Komang Suweca, Kamis (28/2) kemarin di Denpasar.

Meskipun bentuk bonggol bagus, tetapi jika dipenuhi dengan puru akan mengurangi keindahan tanaman. Selain sehat, syarat lain adalah pertumbuhan tanaman harus bagus. Itu ditandai dengan adanya guratan di sekitar bonggol yang menandakan pertumbuhannya cepat.

Supaya penampilan terlihat cantik dan unik, gunakan bonggol sehat dan bercabang banyak. Tidak ada syarat khusus untuk ukuran tanaman. Baik kecil bisa dipermak menjadi besar. Jika digunakan bonggol bercabang banyak, ketika besar sosok tanaman akan terlihat eksklusif.

Setelah tamanan adenium tersedia dan siap dilakukan pemolesa, berikut 7 cara menumbuhkan tunas pada bunga adenium antara lain :
  • Siapkan pisau besih/carter yang tajam dan seteril.
  • Cabut tanaman dari pot perlahan-lahan dengan cara menggoyang-goyangkan agar bonggol dan akar merenggang, tujuannya agar akar tidak putus. Kalau perlu dilakukan perendaman menggunakan air melalui selang air dimasukan ke dalam media, sehingga tanah gembur. Perlahan tanaman angkat dan akar tetap utuh.
  • Letakkan tanaman di atas kertas atau talenan.
  • Potong tanaman tepat di bagian yang paling besar dari bonggol. Lakukan perlahan-lahan supaya bonggol tidak retak. Setelah itu celupkan batang yang sudah dipotong ke dalam larutan fungisida selama 6 sampai 10 menit. Selanjutnya angkat dan keringkan di tempat teduh selama 30 sampai 60 menit.
  • Olesi dengan zat perangang akar, rooton F atau atonik untuk memacu pertumbuhan akar. Supaya bekas potongan seteril, olesi luka dengan bawang putih. Bawang putih bukan untuk memacu pertumbuhan, tetapi mensterilkan luka.
  • Selanjutnya kering-anginkan di tempat teduh selama 5 sampai 10 menit.
  • Tanam kembali dan simpan ditempat teduh.

Adenium dinilai karena bonggolnya. Orang pun berlomba-lomba menggemukkan bonggol adenium. Celakanya, salah penanganan, tanaman malah busuk. Alih-alih adenium menjadi bagus, malah kadang jadi mampus. Ini catatan kecil mengenai cara membesarkan bonggol adenium secara baik dan benar.

Hampir 90 % sel tanaman tersusun air dan tidak salah bila dikatakan dimensi tanaman sangat tergantung dengan banyaknya air yang ditampung dalam sel (vacuola / rongga sel).

Faktor-faktor yang berpengaruh dalam hal ini adalah tingkat kelenturan (extensibilitas) dinding sel dan besarnya influk air ke dalam sel.

Tingkat pertumbuhan sel meningkat dengan cepat bila extensibilitas sel dan influk air ke dalam sel juga meningkat. Nah tinggal dicari apa yang mempengaruhi dua faktor tersebut di atas.

Cara Memperbanyak Ranting Bunga Adenium


Perlu digarisbawahi, pertumbuhan sel tanaman dimulai dengan pemanjangan (ratio pemanjangan jauh lebih tinggi dari pelebaran) dan disebut pertumbuhan primer.

Setelah tahap pemanjangan sampai titik maksimum kemudian diikuti pertumbuhan kearah lateral/pelebaran (pertumbuhan sekunder).

Pertumbuhan selanjutnya terjadi pada titik tumbuh baru (meristem) dengan mekanisme dan proses yang sama seperti di atas.

Bahwa hormon auksin, hormon giberelin, dan ekspansin (sejenis senyawa protein)dipercaya dapat meningkatkan kelenturan dinding sel.

Berita baik, urea yang sudah sangat kita kenal mempunyai dampak mirip dengan kerja ekspansin. Berita buruk, hati-hati dengan urea, tanaman mudah layu dan dinding sel jadi rawan pembusukan.

Mungkin tambahan 1 sendok makan (10 gram) urea dilarutkan dalam 25 liter air (setara 186 ppm urea 46%) diberikan satu minggu sekali akan cukup aman.

Catatan : bila pakai urea, agar efektif pastikan media tanam jangan pasir melulu, karena urea seperti halnya pupuk organik yang lain, perlu dekomposisi oleh mikroorganisme sebelum dapat diserap tanaman

potkembangku
pic from utaka

Tuesday, July 16, 2019

7 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Euphorbia


7 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Euphorbia. Beberapa tahun yang lalu euphorbia pernah booming di negeri kita. Harga dipasaran termurah saja minimal Rp. 30 ribu/ pot.

Namun seiring dengan semakin banyaknya penangkar, maka jatuh pula harganya. Namun jangan lantas ditinggalkan.

Jika anda termasuk pecinta setia euphorbia, dengan sentuhan sedikit sudah akan merubah nuansa dan keindahan euphorbia kita.

Coba Anda ganti pot hitam yang menjadi media dengan pot yang lebih bagus. Bila kantong kita hanya pas-pasan dan eman-eman untuk membeli pot keramik, tidak ada salahnya bila tanaman berduri tersebut kita belikan dengan pot plastik yang berwarna. 

Misal kita ambil tanaman yang mempunyai tinggi sekitar 15 cm.Tentunya tanaman yang sudah berbunga. Lantas kita gunakan pot yang sewarna dengan warna bunganya. 

Pasti terlihat cantik dan anggun. Kita bisa tempatkan dimeja teras atau meja tamu. Pasti nuansa baru akan muncul, cantik, elegan dan eksklusif.

7 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Euphorbiah


Ada yang sering terlewatkan bila melihat keindahan tanaman gurun berduri ini. Sekarang coba kita amati pada tangkai bunganya. Kita raba persis pada tangkai dibawah bunganya. 


Maka akan terasa lengket seperti ada pulut yang menyelimuti tangkai bunga bak pulut yang ditempel pak tani pada orang-orangan perangkap kancil dongeng saat kita kecil dulu. Tangkai bunga tersebut terlihat basah seakan mengeluarkan cairan madu dengan aroma yang khas. 

Warna cairan dan aroma tersebut ternyata mengundang serangga kecil mendekat untuk menghisap madu dan rasa manisnya. Nah… saat serangga tersebut hinggap, maka tamatlah riwayatnya. 

Karena dia akan terjebak lengket pada tangkai bunga dan tentu akan mati secara perlahan. Bangkai serangga yang menempel tersebut menjadi nutrisi dan sari makanan pada tanaman euphorbia selain makanan yang diambil dari akarnya.

Bunga Keberuntungan
Euphorbia memang sangat cantik dan eksotis. Bunganya muncul sangat semarak bila terkena sinar matahari penuh. 


Dengan bentuk bunga seperti angka delapan, maka tak heran banyak yang menganggap dengan menanam bunga berduri ini sebagai bunga yang dapat mendatangkan keberuntungan. Coba lihat lebih detil. Duri yang melindungi batangnya juga terlihat kokoh. 

Duri-duri ini juga dianggap sebagai penolak bala. Tentunya bagi yang mempercayainya. Sedang yang tidak percaya, anggaplah sebagai penghias rumah yang terlihat cantik menawan.

Cara Mudah Menanam Tanaman Hias Bunga Euphorbia


Tananam cantik ini mempunyai spesies lebih dari 2000. Sebagian memang berasal dari dataran Afrika dan Madagaskar. Daerah yang terkena sinar matahari penuh. Maka bunga ini mudah beradaptasi di Indonesia.

Kami berikan cara cepat menanam dan memperbanyak euphorbia. Walau banyak cara misalnya dengan cara tanam biji, sambung, stek maupun cara lain. 


Dibawah ini cara stek yang kami pilih. Selain praktis juga kita dapat mengetahui secara pasti jenis maupun warna bunganya. sesuai yang kita kehendaki.
  1. Potong cabang yang sehat kira-kira setinggi 10 – 15 cm 
  2. Siapkan pot yang sepadan dengan bakal tanaman. Usahakan lobang pot dibawah lancar agar air tidak berlebihan yang dapat menakibatkan pembusaukan. 
  3. Siapkan media tanam berupa tanah, pasir dan sekam. Taburkan dan campur dengan butiran pupuk lambat secukupnya (jangan berlebihan). 
  4. Tanam batang euphorbia dengan posisi tegak 
  5. Siram sampai media terlihat padat. 
  6. Letakkan ditempat yang agak teduh sampai sekitar satu minggu. 
  7. Usahakan media tidak terlalu basah.

Cara Merawat Dengan Benar Bunga Euphorbia 


Agar euphorbia tumbuh bagus, sehat dengan bunga yang semarak, tentu memerlukan perlakuan tersendiri. Walau pada dasarnya tanaman gurun ini cukup bandel dan mudah perawatannya. 
  • Untuk fase awal adalah fase penyuburan. Fase ini bisanya dilalui sekitar satu sampai dua bulan. Pada fase ini, adalah setelah tanaman melewati waktu dua bulan, tanaman akan mulai mengeluarkan beberapa cabang. Daun terlihat sangat subur, lebar dan rindang.
  • Fase berikutnya adalah fase penbungaan. Pada saat tersebut, tanaman harus terkena matahari secara langsung dan penuh sepanjang hari.
  • Siram setiap hari dengan cara menggunakan gembor.Usahakan air yang menyiram tidak terlalu deras dan keras yang menagakibtkan daun tertancap duri atau sobek.Setelah satu minggu akan muncul bunga-bunga kecil diantara sela-sela tajuknya.
  • Bunga tersebut akan terlihat dewasa setelah satu bulan yang ditandai bunga serempak yang cerah dan indah menyesaki seluruh daun-daunnya.
  • Untuk merawat agar euphorbia tetap berbunga lebat sepanjang masa, tentu anda juga harus merawatnya. Usahakan agar unsure hara tetap dalam jumlah yang memadai. Berikan pupuk majmuk dengan kadar NPK dimana N rendah dan PK Tinggi.
Anda bisa menggunakan pupuk padat maupun cair yang saat ini tersedia hamper diseluruh penjual tanaman hiasa maupun took-toko pertanian di daerah anda.
tumbuh
Pic from flickr

Monday, July 15, 2019

4 Manfaat Dan Kegunaan Kantong Semar (Nephentes)


4 Manfaat Dan Kegunaan Kantong Semar (Nephentes). Bagi kalangan pencinta tanaman, jenis ini merupakan pendatang baru yang sedang naik daun. Kantong Semar sebuah nama yang tidak asing lagi bagi kita

akan tetapi masih banyak orang yang belum melihat secara lansung si Tanaman Karnivora. Nepenthes, pertama kali dikenalkan oleh J.P Breyne. Nama Nephentes diambil dari sebuah nama gelas anggur.

Di Indonesia, disebut sebagai kantong semar, dengan sebutan beragam di berbagai daerah, periuk monyet (Riau), kantong beruk (Jambi),

ketakung (Bangka), sorok raja mantri (Jawa Barat). ketupat napu (Dayak Katingan), telep ujung (Dayak Bakumpai), dan selo begongong (Dayak Tunjung).

Tumbuhan yang termasuk dalam golongan tumbuhan liana (merambat) ditanah ataupun di ranting-ranting pohon,berumah dua, serta bunga jantan dan betina terpisah pada individu yang berbeda.

Hidup di tanah (terrestrial), ada juga yang menempel pada batang atau ranting pohon lain (epifit). Kantong Nepenthes merupakan perubahan bentuk dari ujung daun yang memiliki fungsi menjadi perangkap serangga atau binatang kecil lainnya. 

Karenanya tumbuhan ini digolongkan sebagai tanaman karnivora (carnivorous plant), selain Venus Flytrap (Dionaea muscipula), sundews (Droseraceae) dan beberapa jenis lainnya. 

Tanaman karnivora umumnya hidup pada tanah miskin hara, khususnya nitrogen, seperti kawasan kerangas.

Nepenthes termasuk dalam famili Nepenthaceae dan kelas Magnoliopsida pada umumnya tumbuh pada hutan hujan tropik dataran rendah, hutan pegunungan, hutan gambut, hutan kerangas, gunung kapur, padang savanna dan tepi danau. 


Nepenthes tersebar mulai dari Australia bagian utara, Asia Tenggara, hingga Cina bagian selatan. Terdapat sekitar 82 jenis nepenthes di dunia dan 64 jenisnya berada di Indonesia Borneo (Kalimantan, Serawak, Sabah, dan Brunei) merupakan pusat penyebaran nepenthes di dunia. 

Sesuai dengan ketinggian tempat hidupnya, Nepenthes dibagi menjadi tiga golongan, yaitu yang hidup pada dataran rendah (0-500 mdpl (meter dari permukaan laut)), dataran menengah (500-1.000 mdpl) dan dataran tinggi (di atas 1.000 mdpl). 

Untuk di dataran rendah meliputi jenis N. gracilis, N. mirabilis, N. reinwardtiana, dan N. raflesiana, N. adnata, N. clipeata, N. mapuluensis merupakan jenis yang dapat hidup di dataran menengah. 

Sedangkan yang dapat tumbuh baik di dataran tinggi meliputi N. diatas, N. densiflora, N. dubia, N. ephippiata dan N. eymae. Perbanyakan tanaman Nepenthes dilakukan melalui stek batang, biji dan memisahkan anakan. 

Umumnya Nepenthes yang hidup terrestrial di dataran rendah tumbuh di tempat-tempat yang berair atau dekat sumber air pada substrat yang bersifat asam. 

Nepenthes juga membutuhkan cahaya matahari intensif dengan panjang siang hari antara 10-12 jam setiap hari sepanjang tahun, dengan suhu udara antara 23-31°C dan kelembaban udara antara 50-70%.

4 Manfaat Dan Kegunaan Kantong Semar (Nephentes)


Selain semangat tanaman hias Kantong Semar juga memiliki fungsi yang tidak kalah penting, diantaranya :

1. Sebagai Indikator Iklim


Jika pada suatu kawasan atau areal di tumbuhi oleh Nepenthes gymnamphora, berarti kawsan tersebut tingkat curah hujannya cukup tinggi, kelembapan diatas 75 %, tanahnya pun miskin unsur hara

2. Tumbuhan Obat


Cairan dari kantong yang masih tertutup, digunakan sebagai obat batuk.

3. Sumber air minum bagi Petualang


Bagi para pendaki gunung yang kehausan kantong semar jenis N. gymnamphora merupakan sumber air yang layak minum karena pH-nya netral (6-7), tetapi kantong yang masih tertutup, karena kantong yang terbuka sudah terkontaminasi dengan jasad serangga yang masuk kedalam, pH-nya 3 dan rasanya masam.

4.Sebagai Pengganti Tali


Batang dari Kantong Semar ini bisa di gunakan sebagai pengganti tali untuk pengikat barang.

Ancaman Si Kantong Semar


Semua jenis Nepenthes adalah dilindungi, akan tetapi keberadaannya sekarang ini sudah semakin sedikit. Habitatnya yang semakin sempit baik itu di karenakan aktifitas manusia secara lansung maupun maupun tidak lansung.

Ancaman terhadap si Kantong Semar :

1. Pembukaan Kawasan Tambang
2. Pembukaan Kawasan Untuk Tambak
3. Eksploitasi jenis untuk di komersilkan

Pesona nephentes kini kian melejit. Banyak penggemar tanaman mulai mengoleksi beragam jenisnya. Keunikan sosok dan sifat menjadi daya tarik utama. 


Misalnya, kemampuan tanaman memangsa serangga. Meski umum ditemukan di dataran tinggi, tetapi beberapa mampu beradaptasi di dataran rendah. Sayang, merawat agar kantongnya banyak dan memperbanyak nephentes tidaklahlah mudah. 

Butuh penanganan dan perawatan yang tepat agar tampil prima. Bila tak piawai merawat, biarkan keindahan kantong semar itu berada di habitatnya agar si pemangsa tetap jadi penguasa pegunungan

170008.blog.com
pic from flickr

Harga Paket Suvenir Tanaman Hias Bunga


Harga Paket Suvenir Tanaman Hias Bunga. Tandamata atau suvenir merupakan hal biasa yang ditemukan pada pelbagai acara, seperti pernikahan. Ada suvenir berupa kipas tangan paduan bahan bambu dan kain lukis, ada pula berbahan keramik, gantungan kunci dan sebagainya.

Ketika semaraknya tanaman hias saat ini, sebagian masyarakat yang menggelar hajatan mulai memesan tanam sebagai suvenir.

Tanda-tanda mulai diminatinya suvenir tanaman pada saat perkawinan dikemukakan Antonius Karjono, pegiat pengembangbiakan tanaman dengan sistem kultur jaringan Sumber Arum Garden di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.

Karjono, laki-laki kelahiran Yogyakarta 60 tahun silam ini mengatakan, selain karena penggemar tanaman hias terus berkembang, 


pencanangan pemerintah pada program penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan menghadapi pemanasan global (global warming) pun turut mendorong meningkatkan permintaan suvenir tanaman. 

Permintaan suvenir tanaman hias biasa dilakukan saat pernikahan, sedangkan suvenir tanaman keras biasa dilakukan pada acara pemerintah seperti seminar atau lokakarya.

Layaknya suvenir, tanaman dikemas apik, sehingga tidak merepotkan para tamu. Ada suvenir tanaman hias yang sedang digemari seperti Aglaonema, dan berbagai jenis Anthurium. Tersedia pula tanaman buah-buahan hingga tanaman keras.


Harga Paket Suvenir Tanaman Hias Bunga


Bibit tanaman yang tumbuh dalam pot kecil dimasukkan lagi ke dalam kotak kertas. Kertak dilobangi segi empat dan dilapisi plastik bening, memungkinkan tetamu dapat memandangi indahnya tanaman hias sedari awal.

"Kami melayani sesuai permintaan. Agar persediaan terjamin, dimohon memesan tiga sampai empat bulan sebelum pemakaian," ujar Karjono yang juga pemilik rumah makan Bebek Ginyo, dan De Jon's Burger di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Harga satu paket bervariasi, kisaran antara Rp 10.000 sampai Rp 25.000. *Tergantung Penjual Stand Bunga Dan Kota

Dalam pengembangbiakan ini, Karjono bermitra dengan Ovarianto, sesama penggemar tanaman. Mereka membuka kebun pembibitan dengan sistem kultur jaringan atau kloning. 


Kloning merupakan teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya. 

Dengan sistem ini, pemesan tidak perlu khawatir jumlah pesanannya takkan tercukupi karena lambatnya pembibitan.

Menurut Opak demikian sapaan akrap Ovarianto, sistem kloning dapat melipatgandakan jumlah pembiakan dalam waktu singkat. Dia mencontohkan pembiakan tanaman Aglaonema secara alami, satu pohon, maksimal dibiakkan 10-12 tanaman dalam setahun. Sedangkan dengan sistem kloning, tidak terbatas.

Dia menjelaskan, cara kerja kloning tanaman adalah dimulai dengan menyediakan daun muda, tunas atau akar. Biang itu dimasukkan ke dalam medium berupa botol kaca bening yang telah disterilikan.

Botol terlebih dahulu diisi bahan pendukung seperti hormon, gula, vitamin berupa agar-agar, dan karbon aktif. Butuh waktu sebulan untuk menumbuhkan kalus atau bentolan atau bahan tunas dari daun. 


Dari sehelai daun muda kurang lebih seukuran penampang sendok makan akan menghasilkan 10 kalus. Kemudian secara berlipat ganda, masing-masing kalus dapat dikembangbiakkan lagi ke medium berbeda untuk mendapatkan 10 kalus lagi.

Dengan dua kali pembiakan kultur jaringan diperoleh 100 kalus (10 X 10), dan seterusnya dapat dilakukan sesuai kapasitas yang dikehendaki sehingga sehelai daun muda dapat menghasilkan satu juta tanaman baru dengan sistem kultur jaringan.

Semua tanaman dapat dikembangbiakkan dengan sistem kultur. Dari tanaman hias, buah-buahan hingga tanaman keras. Tanaman merambat, pohon besar, berakar tunggang, akar serabut termasuk pisang.




Jenis Tanaman Hias Bagus Untuk Suvenir


Pada kebun pembibitan di Jatibening, Bekasi, Karjono membiakkan antara lain tanaman hias berdaun indah nan mahal. Antara lain Aglaonema, dan Anthurium. beragam jenis Aglaonema, dan Anthurium tersedia, misalnya Anthurium Naga, Sweety, Kirky. Tanaman lain seperti pisang cavendis, nanas, jagung, kedelai, sawit, tembakau, kayu eboni, kayu jati emas.

Menurut Ova, sistem kultur inilah yang dikembangkan peneliti pertanian Thailand, sehingga komoditas pertanian Thailand unggul dengan produk-produk berlabel buntut 'Bangkok'. 


Tanaman yang dikloning, pertumbuhannya dua kali lebih cepat dibandingkan dengan pembiakan konvensional. Kelebihan lainnya, tahan hama dan penyakit.

Dia membantah pendapat yang menyebut kualitas tanaman hasil kloning kurang baik. Jati misalnya, ada anggapan pori-porinya lebih kasar dengan ukuran pohon jati lokal, untuk mencapai ukuran sekitar 20 cm butuh waktu delapan tahun, sedangkan jati kloning hanya empat tahun. 


"Lalu orang membandingkan keduanya. Kalau mau yang betul, bandingkan dari segi umur, yakni jati hasil kultur dengan jati lokal yang sama-sama delapan tahun, kualitas pasti sama, tetapi ukuran jati kultur jauh lebih besar," ujarnya. (Persda Network/domu damianus ambarita)

kompas

11 Bahan Dan Cara Untuk Membuat Pestisida Alami

11 Bahan Dan Cara Untuk Membuat Pestisida Alami. Beberapa waktu yang lalu, dari sebuah Forum di www.kaskus.us saya membaca sebuah Thread tentang Pestisida Alami. Posting yang sama juga saya temui di beberapa milis besar tanaman hias.

Sebuah artikel yang sangat menarik, mengingat semua bahan baku yang digunakan untuk meramu pestisida tersebut 100 persen natural, sehingga cukup aman digunakan.

Walaupun bersifat alami dan kelihatan sederhana, tetapi keampuhannya cukup bisa diandalkan, terutama untuk mengatasi serangan dini pada tanaman hias kesayangan kita.

11 Bahan Dan Cara Untuk Membuat Pestisida Alami

11 Bahan Dan Cara Untuk Membuat Pestisida Alami


Bahan-bahan yang cukup mudah didapat, serta kemudahan dalam meramunya merupakan nilai tambah tersendiri. Berikut ini adalah thread tersebut :

Pestisida alami merupakan pemecahan jangka pendek untuk mengatasi masalah hama dengan cepat. Pestisida alami harus menjadi bagian dari sistem pengendalian hama, dan hanya digunakan bila diperlukan. Jangan menggunakan pestisida alami bila tidak terdapat hama atau tidak ada tanaman yang rusak.

Bahkan, sebaiknya masih belum digunakan bila hanya terdapat sedikit kerusakan tanaman. Luangkan waktu untuk mengamati apakah predator hama memakan hama-hama dan apakah hama-hama tersebut menyebar dengan cepat atau lambat, bila masih ada predator hama, sebaiknya biarkan mereka yang bekerja.

Beberapa insektisida alami sangat kuat dan akan membunuh segala serangga, yang merugikan dan yang bermanfaat. Hati-hatilah karena sebagian besar serangga sebenarnya tidak membahayakan tanaman Anda dan membunuh mereka justru bisa menciptakan masalah di kemudian hari.
 


B. Bahan Dan Cara Membuat Insektisida Alami



1. Semprotan Serangga ( Semprotan Biologis )


Ambillah segenggam hama serangga yang makan tanaman Anda, tumbuk dan aduk dalam seember kecil air. Biarkan selama 2 hari. 

Saring cairan tersebut dan semprotkan ke tanaman yang rusak. 
Hama yang sama seperti hama dalam semprotan itu akan menghindari cairan tersebut. Bekas-bekas tubuh serangga dapat dimasukkan di wadah dan diletakkan mengitari tanamantanaman. 

Aroma tersebut akan terus menolak hama. Semprotan tersebut efektif untuk cacing, ulat bulu, keong, siput dan berbagai hama kecil, namun kurang efektif untuk belalang.

2. Semprotan Nimba ( Mimba )


Tanaman ini dapat dipakai untuk semprotan insektisida alami yang aman dan efektif. Nimba dapat dipakai pada hampir semua serangga, termasuk nyamuk. 


Terkadang memerlukan waktu beberapa minggu untuk menunggu efeknya karena untuk beberapa jenis serangga, nimba bekerja dengan memutus daur perkembangbiakan serangga tersebut. 

Nimba merupakan salah satu tanaman terbaik untuk digunakan karena aman bagi manusia dan tidak menimbulkan banyak masalah bagi serangga yang menguntungkan, khususnya predator hama. 

Dalam kondisi tertentu bahkan bisa meningkatkan produksi ulat yang berguna! Keong/siput, nematode, lebah penyengat, ulat, ngengat, penggerek daun, lalat, nyamuk, dan belalang adalah beberapa jenis serangga yang dapat dikendalikan dengan nimba.

Cara menggunakan nimba :

- Tumbuklah biji nimba dan masukkan ke dalam kantong kain. Masukkan kantong kain ini dalam ember atau drum berisi air selama semalam. Gunakan 500 gr biji nimba untuk tiap 10 liter air. Gunakan sebagai semprotan pada serangga hama dan tanaman yang terserang. Biji nimba ini lebih efektif daripada daunnya.


- Ambillah segenggam besar daun nimba segar, lumatkan, dan masukkan ke dalam seember air. Biarkan selama 2 hari, kemudian buanglah daunnya dan gunakan sebagai semprotan. 


- Keringkan segenggam penuh daun nimba, tumbuk, dan masukkan ke dalam air. Biarkan selama 2 hari, saring dan gunakan sebagai semprotan.


- Semprotan nimba ini juga dapat dibuat dengan merendam biji nimba yang telah dihancurkan dalam alkohol, atau membuat minyak dari biji nimba dengan menggunakan suatu alat pengepres minyak. Metode ini lebih mahal namun dapat menghasilkan produk yang lebih kuat.

3. Semprotan Bawarng Putih dan Lombok


Campur 3 biji bawang putih yang sudah dikupas dengan segenggam lombok dan rebuslah dalam sepanci air. Tambahkan ¼ balok sabun, aduk rata kemudian biarkan selama sehari. 


Saring cairan tersebut dan gunakan 2 cangkir larutan tersebut untuk satu kali penyemprotan. Bawang putih merupakan sebuah insektisida, fungisida dan penolak hama. 

Lombok juga merupakan sebuah insektisida dan penolak hama. Sabun akan membantu semprotan untuk melekat pada tanaman dan serangga. Gunakan larutan ini untuk aphid, cacing, ulat bulu, dan ngengat.

4. Semprotan Daun Pepaya


Kumpulkan 1 kg daun pepaya (sekitar 1 tas plastik besar), lumatkan, dan campurkan ke dalam 1 liter air, lalu biarkan selama 1 jam. Saring dan tambahkan 4 liter air lagi dan 1 sendok besar sabun. Semprotkan pada hama serangga. 


Semprotan pepaya ini dapat digunakan untuk aphid, rayap, hama kecil, dan ulat bulu. Untuk rayap, tumbuk buah papaya muda dan kumpulkan jus/ sarinya. Semprotkan langsung ke rayap-rayap dan kayu-kayu yang rusak

5. Semprotan Sari ( Juice ) Jahe


Parut segenggam penuh jahe dan masukkan ke dalam seember air. Biarkan selama sehari, lalu semprotkan ke tanaman yang rusak untuk mengontrol larva ulat dan ulat bulu

6. Semprotan Daun Talas


Daun-daun talas mengandung asam lisollic. Bila serangga memakannya, ibarat manusia merasa makan pecahan gelas! Cara meraciknya, tumbuk 10 lembar daun talas dan masukan dalam 3 liter air (½ ember), aduk dengan baik. Percikkan ke tanaman dengan menggunakan sapu lidi. Pastikan masing-masing tanaman terciprat larutan ini untuk perlindungan yang baik terhadap serangga

7. Semprotan Daun Tomat


Daun tomat merupakan insektisida alami dan fungisida ringan, dapat digunakan untuk aphid, semut, cacing, ulat bulu, telur serangga, belalang, ngengat, nematoda, lalat putih, jamur dan bakteri pembusuk.
 

Cara membuatnya, masaklah 1 kg daun tomat dalam 2 liter air selama 30 menit, tambahkan lagi potongan 2 genggam daun, batang dan buahnya, dan 2 liter air. 

Aduk bahan-bahan tersebut, lalu biarkan selama 6 jam (½ hari). Saring dan tambahkan ¼ batang sabun. Semprotkan larutan ini setiap 2 hari bila jumlah serangga, khususnya ngengat, cukup banyak.

TETAPI WASPADALAH!

Daun tomat ketika dipakai sebagai insektisida bersifat racun bagi manusia. Ini disebabkan karena unsur kimia yang ada dalam daun tomat menjadi jauh lebih pekat konsentrasinya. Gunakan sarung tangan dan penutup hidung serta mulut sekaligus saat menyemprotkannya.

8. Semprotan Lem


Semprotan lem bisa dibuat dari sisa air rebusan singkong, talas, atau kentang. Serangga kecil akan menempel pada lem ini dan akhirnya menyebabkan serangga tersebut mati lemas. 


Semprotan ini berguna untuk aphid, ulat bulu dan lalat putih, namun cobalah juga pada serangga kecil lainnya. Caranya, campurkan air sisa memasak singkong, talas, atau kentang dengan air tambahan untuk membuat larutan. 

Kekuatannya bervariasi tergantung jenis tanaman yang digunakan, kira-kira saja. Semprotkan pada tanaman. Larutan yang baik akan menyisakan lapisan tipis pada tanaman ketika larutan kering.

9. Semprotan Sabun


Semprotan ini efektif untuk siput, keong, aphid, ulat bulu, kumbang kecil, dan serangga-serangga pemakan daun lainnya. Caranya, gunakan 1 sendok besar sabun bubuk atau cair per liter air. 


Semprotkan hanya pada hama atau tanaman yang rusak. Anda juga dapat menggunakan bekas air cucian piring atau pakaian kotor untuk membuat pestisida ini.

10. Semprotan Sari ( Juice ) Buah Pinang


Getah buah pinang dikenal sebagai racun yang efektif untuk bekicot dan jenis siput lainnya! Kumpulkan getah buah pinang dalam sebuah ember, campur dengan air dan semprot langsung pada siput. 

Bahan semprotan ini bisa dari buah pinang atau kapur sirih, atau kombinasi keduanya. Semprotkan di bagian luar bedeng sayuran Anda untuk menghalangi siput masuk. Namun, semprotan ini tidak disarankan untuk disemprot langsung ke tanaman. Lakukan secara teratur.

11. Semprotan Daun Tembakau


Semprotan tembakau sebaiknya digunakan sebagai alternatif terakhir. Gunakan pelindung yang baik dan lindungi tangan dan wajah Anda ketika membuat dan menggunakan semprotan tembakau. 

Daun tersebut sangat beracun dan dapat membunuh serangga yang berguna juga. Semprotan daun tembakau dapat digunakan untuk sebagian besar hama serangga. 

Caranya, rendam 1 kg (1 tas plastik) tumbukan daun tembakau dalam 15 liter air selama 1 hari 1 malam. Tambahkan 2 sendok besar cairan sabun atau sabun batangan dan aduklah dengan baik. 

Saringlah dan gunakan sebagai semprotan. Bisa juga dengan mengeringkan daun dan menumbuknya hingga menjadi bubuk. Bubuk ini bisa digunakan untuk aphid, keong, siput, ulat bulu, dan virus daun keriting. 

Jangan gunakan bahan ini pada tanaman tomat, kentang, terong, lombok, atau bunga mawar. Semut menyebabkan masalah melalui penggalian mereka dan pemindahan benih-benih. 

Mereka sama sekali tidak pernah bisa dihilangkan, tapi efek-efek mereka dapat dikurangi. Untuk kerusakan akar, coba gunakan penyemprotan biologis, cabe, bawang putih, tomat, atau tembakau.



B. Bahan Dan Cara Pemakaian Fungisida Alami


1. Semprotan Nimba ( Mimba )
Anda dapat menggunakan bahan ini sebagai fungisida alami. Buatlah racikan dari biji nimba sama seperti untuk pestisida alami, dan semprotkan pada jamur dan karat jamur. Ini juga bisa berhasil pada jamur lain, tapi penelitian untuk itu sedang dilakukan. Lakukan uji coba sendiri.

2. Semprotan Teh Rumput Laut
Kumpulkan sedikit rumput laut segar, bilas dengan air untuk menghilangkan garamnya, kemudian masukkan ke dalam seember air. Biarkan selama 2 minggu, kemudian semprotkan pada tanaman yang terserang jamur.

3. Semprotan Urin
Campurkan 1 bagian urin manusia pada 4 bagian air. Semprotkan ke tanaman atau pohon yang terserang jamur, seperti jamur tepung, jamur merambat dan jamur-jamur lainnya.

4. Semprotan Susu Bubuk
Campurkan 1 liter susu segar atau susu bubuk dengan 10 liter air. Semprotkan sekali setiap sepuluh hari pada sayuran atau pohon yang terserang jamur, lumut, atau virus bercak.

5. Semprotan Daun Ubi Jalar
Potong dan rendam 3 genggam besar daun ubi jalar dalam 1 ember air. Biarkan selama 1 hari, kemudian gunakan sebagai semprotan jamur khususnya penyakit jamur pada padi.

6. Semprotan Bawang Putih
Keringkan bawang putih dan tumbuk menjadi tepung. Campurkan satu sendok besar tepung bawang putih dengan 1 liter air dan gunakan sebagai semprotan pada jamur-jamur di tanaman tomat dan buncis.

7. Semprotan Daun Pepaya

Semprotan pepaya yang digunakan pada serangga dapat juga digunakan sebagai fungisida ringan untuk jamur karat pada kopi, jamur tepung dan noda coklat pada daun padi.

Silahkan mencoba, semoga membantu.

Cara Membuat Media Tanam Untuk Bunga Sansevieria


Cara Membuat Media Tanam Untuk Bunga Sansevieria. Pada umumnya media tanam yang digunakan untuk Sansevieria mirip dengan media tanam Adenium. Itulah mengapa ketika media tanam kemasan dengan label “khusus Sansevieria” masih jarang ditemui di pasaran, hobiis sansevieria banyak menggunakan media tanam kemasan dengan label “Media Adenium”.

Kemiripan Sansevieria dengan Adenium adalah sama-sama menyukai sinar matahari penuh (Full Sun), iklim panas dan tidak terlalu menyukai banyak air.

Cara Membuat Media Tanam Untuk Bunga Sansevieria

Cara Membuat Media Tanam Untuk Bunga Sansevieria

Untuk itu media tanam yang paling disukai Sansevieria adalah media dengan tingkat porousitas tinggi, tidak menyimpan air dan kelembaban dalam waktu lama.

Komponen media tanam yang umum digunakanhampir selalu menggunakan pasir malang sebagai komponen utamanya. Berikut ini beberapa komposisi media tanam yang sering digunakan menanam Sansevieria :

1. Pasir Malang : Sekam Bakar 1 : 1
2. Pasir Malang : Sekam Bakar : Pupuk Kandang 1 : 1 : ¼
3. Sekam Bakar : Pupuk Kandang 4 : 1

Beberapa hobiis juga sering menggunakan tanah sebagai salah satu komponen media tanamnya. Ir. Eddy Triharyanto, MP dan Ir. Joko Sutrisno, MP dalam bukunya Serial Taman Sansevieraia, memberikan contoh ramuan media tanam yang sering digunakannya, 


yaitu : Pasir malang : Tanah Merah (latosol) : Pupuk kandang : Bahan Organik (Sekam bakar, sekam mentah atau cacahan pakis) dengan perbandingan 2 : 1 : 1 : 1.

Apapun jenis dan ramuan media tanam yang digunakan untuk Sansevieria, seperti yang telah dijelaskan diatas, sifat porousitas adalah faktor yang paling perlu mendapatkan perhatian. 


Dengan media tanam yang porous, akan membantu mencegah dan menghindarkan sansevieria dari kemungkinan terserang busuk akar dan batang yang sangat ditakuti hobiis dan pekebun Sansevieria. Semoga membantu.

Saturday, July 13, 2019

6 Cara Penyemaian Bibit Benih Bunga Mawar

6 Cara Penyemaian Bibit Benih Bunga Mawar. Pembibitan Persyaratan Bibit, Supaya biji tumbuh dengan baik, pilih biji yang sehat dengan memasukan ke dalam air (yang baik akan tenggelam, yang mengapung dibuang).

Penyemaian adalah kegiatan memproses benih menjadi bibit. Sederhananya, penyemaian adalah proses menyemai benih. Penyemaian diperlukan ketika benih terlalu kecil sehingga jika ditanam langsung akan rentan hanyut atau hilang terbawa air.

Penyemaian juga perlu jika benih yang akan disemai membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berkecambah, seperti keluarga Apiaceae (keluarga seledri-seledrian)


6 Cara Penyemaian Bibit Benih Bunga Mawar

Info Tanaman Hias Tentang 6 Cara Penyemaian Bibit Benih Bunga Mawar

Teknik-teknik yang dimaksud antara lain semai langsung dan tidak langsung (pra semai). Teknik semai langsung terdiri dari dua, yakni menyemai langsung ke persemaian yang terkena cahaya dan menyemai langsung ke persemaian lalu ditutup dengan kain atau dikondisikan gelap satu sampai dua hari.

Kondisi gelap dapat membantu mengaktifkan kerja hormon auksin, yaitu hormon pertumbuhan yang terdapat pada akar, batang dan daun tanaman. Referensi : sayurankita.com

1. Penyiapan Benih

Tahap-tahap penyiapan benih tanaman dari biji :

a. Pemilihan buah
Pilih buah mawar dari tanaman induk yang sudah produktif berbunga dan jenis unggul sesuai keinginan.
Petik buah mawar terpilih yang sudah matang (masak) di pohon.

b. Perlakuan After Ripening
  • Siapkan media semai berupa tanah berhumus dan berpasir (1:1).
  • Masukkan (isikan) media tadi ke dalam bak persemaian atau wadah yang praktis dan layak digunakan untuk tempat semai.
  • Siram media semai dengan air bersih hingga cukup basah (lembab).
  • Tanamkan buah mawar satu persatu kedalam media semai hingga cukup terkubur sedalam 0,5-1,0 cm.
  • Biarkan buah mawar hingga kulit luarnya membusuk pada kondisi media yang lembab, beraerasi baik, dan suhu udaranya sekitar 5 derajat C. Waktu yang diperlukan pada perlakuan After Ripening berkisar antara 50-270 hari (tergantung jenis mawar).

2. Teknik Penyemaian Benih

  • Ambil (angkat) biji-biji mawar dari buah yang telah membusuk dalam media semai.
  • Pilih biji-biji mawar yang baik, yaitu bernas yang tenggelam bila dimasukkan ke dalam air
  • Cuci biji mawar dengan air bersih.
  • Tiriskan biji-biji mawar terpilih ditempat teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
  • Semaikan biji mawar secara merata menurut barisan pada jarak antar-baris 5- 10 cm. Biji akan berkecambah pada umur empat minggu setelah semai.

Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
  • Siram media persemaian mawar secara kontinu 1-2 kali sehari.
  • Sapih (perjarang) bibit mawar yang sudah cukup besar ke dalam polybag kecil yang sudah diisi media campuran tanah, pasir dan pupuk organik (1:1:1).

Pemindahan Bibit
Pindahkan tanam bibit mawar yang sudah berumur 22 bulan ke kebun/tempat penanaman yang tetap (permanen).

3. Pengolahan Media Tanam

Tempat penanaman mawar dapat dilakukan di lahan kebun, taman dan dalam pot. Tata cara penyiapan lahan untuk kebun mawar agak berbeda dengan dalam pot/polybag. Persiapan

a) Penyiapan lahan kebun/taman
Lahan untuk kebun/taman mawar dipilih tanah gembur, subur dan mendapat sinar matahari langsung (terbuka).
Bersihkan lokasi kebun dari rumput-rumput liar/batu kerikil.

b) Penyiapan media dalam pot
  • Siapakan media tanam berupa tanah subur, pupuk organik (pupuk kandang, kompos, Super TW Plus) dan pasir. Komposisi media campuran tanah, pupuk kandang, kompos dan pasir, 1:1:1. Campuran tanah dengan Super TW Plus perbandingan 6:1.
  • Sediakan pot yang ukurannya disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman mawar. Pot yang paling baik adalah pot yang terbuat dari bahan tanah dan tidak dicat.
  • Siapkan bahan-bahan penunjang lainnya seperti pecahan bata merah atau genteng atau arang. Bahan tersebut dapat berfungsi sebagai pengisap kelebihan air (drainase) dan memudahkan sewaktu pemindahan tanaman ke pot atau tempat tanam yang baru.

c) Pengisian media tanam ke dalam pot
  • Dasar pot dilubangi untuk kelebihan air.
  • Basahi pot dengan air hingga cukup basah.
  • Isikan pecahan bata merah/genting/arang pada dasar pot setebal ±1 cm sampai sepertiga bagian pot, lubang pembuangan air di dasar pot jangan tersumbat.
  • Isikan serasah (humus) secara merata setebal ± 1cm di atas lapisan bata merah/genting.
  • Isikan media tanam campuran tanah, pasir dan pupuk kandang/ kompos (1:1:1) atau campuran tanah dengan pupuk organik Super TW Plus (6:1) ditambah sedikit abu dapur. Pengisian media sampai 90 % penuh atau 0,5- 1,0 cm di bawah batas permukaan pot sebelah atas. Pot siap ditanami bibit (tanaman) mawar.

4. Pembukaan Lahan

  • Tanah dicangkul/dibajak sedalam ± 30 cm hingga gembur.
  • Biarkan tanah dikeringanginkan selama 15–30 hari agar matang dan bebas dari gas-gas beracun.

5. Pembentukan Bedengan

Buat bedengan-bedengan dengan ukuran lebar 100-120 cm, tinggi 30 cm, jarak antar bedengan 30-40 cm, dan panjangnya tergantung keadaan lahan. Bila akan dirancang taman mawar yang asimetris, maka penyiapan lahannya dibuat bentukbentuk yang diinginkan, misalnya lingkaran (bulat) atau guludan-guludan yang serasi dengan lingkungan sekitarnya.

6. Pemupukan

Pupuk organik (pupuk kandang/kompos) 20-30 ton/hektar atau Super TW Plus 4-5 ton/hektar diberikan secara disebar dan dicampur merata bersama tanah sambil merapikan lahan (bedengan). Pemberian pupuk organik dengan dimasukkan (diisikan) ke dalam lubang tanam rata-rata 1-2 kg/tanaman.

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar. Teknik Penanaman Penentuan Pola Tanam
Buat lubang tanam pada jarak 60×60 cm atau 70×70 cm, tergantung jenis mawar dan kesuburan tanahnya.
Pengertian Pola Tanam

Pola tanam adalah usaha penanaman pada sebidang lahan dengan mengatur susunan tata letak dan urutan tanaman selama periode waktu tertentu termasuk masa pengolahan tanah dan masa tidak ditanami selama periode tertentu.

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar

Info Tanaman Hias Tentang 5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar


Pola tanam di daerah tropis, biasanya disusun selama satu tahun dengan memperhatikan curah hujan, terutama pada daerah atau lahan yang sepenuhnya tergantung dari curah hujan.

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar

Maka pemilihan jenis/varietas yang ditamanpun perlu disesuaikan dengan keadaan air yang tersedia ataupun curah hujan. Sumber Berita: http://sumsel.litbang.pertanian.go.id

1. Pembuatan Lubang Tanam
Untuk membuat lubang diperlukan sekop melengkung supaya diperoleh lubang berbentuk silindris. Ukuran lubang 45×45×45 cm.

Kedalaman yang baik yaitu bila tanaman diletakkan dalam lubang, kedudukan bagian percabangan utama (bud union) letaknya sejajar dengan permukaan tanah. Akar mawar tidak dapat menembus tanah terlalu dalam, maka tidak perlu mencangkul tanah terlalu dalam, cukup 45–55 cm.

2. Pada saat membuat lubang, tanah di permukaan (top soil), sub-soil dikumpulkan terpisah, karena akan digunakan untuk menutup lubang kembali.

3. Bila daerah itu tertutup rumput, harus diambil dalam bentuk lempengan-lempengan dan diletakkan di tempat teduh, untuk digunakan sebagai pupuk, dengan memasukkannya ke dalam lubang.

4. Lempengan rumput diletakkan terbalik. Top soil dicampur dengan bahan organik (seperti kompos, pupuk hijau, pupuk kandang dan sebagainya) perbandingan 4 bagian tanah dan 1 bagian bahan organik.

5. Lubang ditimbuni sub-soil dicampur dengan bahan organik (dalam jumlah lebih banyak dari pada campuran untuk top soil) dan super fosfat (dapat juga dipakai tepung tulang) 20%.

6. Jumlah super fosfat 1,5-2 kg per 10 m2 tanah, tepung tulang 1,5-3 kg per 10 m2. Lubang diisi top soil dan bahan organik sampai membentuk gundukan.

Tips Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar

Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar. Pemeliharaan Tanaman Penyiangan. Kegiatan penyiangan biasanya bersamaan dengan pemupukan agar dapat menghemat biaya dan tenaga kerja.

Rumput liar yang tumbuh pada selokan/parit antar bedengan dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit.
Penyiangan sebulan sekali (tergantung pertumbuhan gulma), dengan mencabut rumput-rumput liar (gulma) secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman atau membersihkan dengan alat bantu kored/cangkul.

Tips Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar

Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar


Jenis dan dosis (takaran) pupuk yang dianjurkan untuk tanaman mawar adalah pupuk NPK (5-10-5) sebanyak 5 gram/tanaman. Bila pertumbuhan tunas lambat dipupuk NPK pada perbandingan 10:10:5, bila tangkainya lemah perbandingan pupuk NPK 5:15:5.

Jenis dan dosis pupuk lain adalah campuran pupuk yang terdiri atas: 90–135 kg N ditambah 400 kg P2O5 ditambah 120 kg K2O/ha/tahun atau setara dengan 200– 300 kg Urea ditambah 840 kg TSP ditambah 250 kg KCL/ha/tahun.

Berdasarkan hasil penelitian Balai Penelitian Hortikultura (Balitro), tanaman mawar perlu dipupuk pupuk NPK 5 gram/pohon pada saat tanam atau 7–15 hari setelah tanam.

Pemupukan berikutnya secara kontinu tiap 3–4 bulan sekali, tergantung keadaan pertumbuhan tanaman. Dosis dan jenis pupuk yang dianjurkan adalah campuran pupuk Nitrogen 600 kg N ditambah Fosfat 1000 kg P2O5 ditambah Kalium 400 kg K2O/ha/tahun

atau setara dengan urea ± 1350 kg ditambah TSP 2100 kg ditambah KCL 800 kg/ha/tahun. Tiap kali pemupukan diberikan 1/4 - 1/3 dosis pupuk 337,5–450 kg Urea ditambah 525–700 kg TSP ditambah 100–133 kg KCl per hektar.

Pemberian pupuk sebaiknya pada saat sebelum berbunga, sedang berbunga, dan setelah kuntum bunga layu. Cara pemberian pupuk dengan ditabur dalam paritparit kecil dan dangkal diantara barisan tanaman atau di sekeliling tajuk tanaman, kemudian ditutup dengan tanah tipis dan segera disiram hingga cukup basah.

Pengairan dan Penyiraman Bunga Mawar


Pengairan dan penyiraman dilakukan:
a) Pada fase awal pertumbuhan (sekitar umur 1-2 bulan setelah tanam), dilakukan secara kontinu tiap hari 1-2 kali. Pengairan berikutnya berangsur-angsur dikurangi atau tergantung keadaan cuaca dan jenis tanah (media).

b) Waktu pemberian air yang baik pada pagi dan sore hari, saat suhu udara dan penguapan air dari tanah tidak terlalu tinggi.
c) Cara pengairan adalah dengan disiram secara merata menggunakan alat bantu emrat (gembor).

12 Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag

Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag. Waktu tanam mawar adalah pada awal musim hujan (bila keadaan airnya memadai dapat dilakukan sepanjang musim/tahun. Tanaman mawar yang ditanam berupa bibit cabutan (tanpa tanah), dan bibit yang berasal dari polybag untuk taman rumah anda.

12 Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag

Cara Penanaman Bibit Mawar Cabutan :

1. Bongkar bibit tanaman mawar dari kebun pembibitan secara cabutan.
2. Potong sebagian batang dan cabang-cabangnya, sisakan 20–25 cm agar habitus tanaman menjadi perdu (pendek).
3. Potong sebagian akar-akarnya dengan gunting pangkas tajam dan steril.
4. Rendam bibit mawar dalam air atu larutan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Dekamon 1–2 cc/liter selama 15–30 menit.
5. Tanam bibit mawar di tengah-tengah lubang tanam dan akarnya diatur menyebar ke semua arah. Timbun (urug) dengan tanah hingga batas pangkal leher batang.
6. Padatkan tanah di sekeliling batang tanaman mawar pelan-pelan agar akarakarnya dapat kontak langsung dengan air tanah.
7. Siram tanah di sekeliling perakaran tanaman hingga basah.
8. Pasang naungan sementara dari anyaman bambu/bahan lain untuk melindugi tanaman mawar dari teriknya sinar matahari sore hari.

12 Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag


Penanaman bibit mawar dari polybag berbeda dengan penanaman bibit mawar cabutan. Bibit mawar dari polybag dipindahtanamkan secara lengkap bersama tanah dan akar-akarnya.

Tata cara penanaman bibit mawar dari polybag adalah sebagai berikut :
1. Siram media dalam polybag yang berisi bibit mawar hingga cukup basah.
2. Angkat polybag kemudian balikkan posisinya sambil ditekuk-tekuk bagian dasarnya agar bibit mawar bersama tanah dan akar-akarnya terlepas (keluar) dari polybag. Bila polybag berukuran besar, maka pengeluaran bibit mawar dapat dengan cara menyobek atau menyayat polybag tersebut.
3. Tanamkan bibit mawar ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan jauh hari sebelumnya. Letak bibit mawar tepat di tengah-tengah lubang tanam, kemudian urug dengan tanah sampai penuh sambil dipadatkan pelan-pelan
4. Siram tanah di sekeliling perakaran tanaman mawar hingga cukup basah. Bibit mawar akan langsung segar dan tumbuh tanpa melalui pelayuan atau istirahat dulu.

Syarat Tumbuh Dan Media Tanam Bunga Mawar

Media Tanam Dan Syarat Tumbuh Bunga Mawar. Mawar merupakan tanaman bunga hias berupa herba dengan batang berduri. Mawar yang dikenal nama bunga ros atau "Ratu Bunga" merupakan simbol atau lambang kehidupan religi dalam peradaban manusia.

Mawar berasal dari dataran Cina, Timur Tengah dan Eropa Timur. Dalam perkembangannya, menyebar luas di daerah-daerah beriklim dingin (sub-tropis) dan panas (tropis).

Di Indonesia berkembang aneka jenis mawar hibrida yang berasal dari Holand (Belanda). Mawar yang banyak peminatnya adalah tipe Hybrid Tea dan Medium, memiliki variasi warna bunga cukup banyak, mulai putih sampai merah padam dan tingkat produktivitas tinggi: 120-280 kuntum bunga/m2

Syarat Tumbuh Dan Media Tanam Bunga Mawar

Info Tanaman Hias : Syarat Tumbuh Dan Media Bunga Mawar

Varietas-varietas mawar hibrida (Hybrid Tea) yang telah ditanam di Indonesia oleh PT. Perkebunan Mangkurajo adalah: Coctail, Diplomat, Idole, Jacaranda, Laminuette, Osiana, Pareo, Samorai, Sonate de Meilland, Sonia, Sweet Sonia, Tineke, Vivaldi, White Success dan Yonina.

Sedangkan mawar tipe Medium antara lain adalah Golden Times, Jaguar, Sissel, Laser, dan Kiss. Kelebihan varietas mawar hibrida adalah tahan lama dan warna-warninya menarik. Mawar tipe Hybrid Tea bertangkai bunga 80-120 cm, tipe Medium 40-60 cm.

Beberapa varietas mawar introduksi yang dianjurkan didataran rendah: Cemelot, Frad Winds, Mr. Lincoln, dan Golden Lustee sebagai mawar bunga potong. Sedangkan varietas Folk Song, Khatherina Zeimet, Woborn Abbey dan Cimacan Salem untuk tanaman taman.

Manfaat Tanaman Hias Bunga Mawar Untuk Taman Rumah

1) Tanaman hias di taman/halaman terbuka (out doors).
2) Tanaman hias dalam pot pengindah dan penyemarak ruang tamu ataupun koridor.
3) Dijadikan bunga tabur pada upacara kenegaraan atau tradisi ritual.
4) Diekstraksi minyaknya sebagai bahan parfum atau obat-obatan (pada skala penelitian di Puslitbangtri).

Daerah pusat tanaman mawar terkonsentrasi di kawasan Alaska atau Siberia, India, Afrika Utara dan Indonesia. Sentra penanaman bunga potong, tabur dan tanaman pot di Indonesia dihasilkan dari daerah Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta.

Syarat Tumbuh Tanaman Hias Bunga
1. Iklim
  • Angin tidak mempengaruhi dalam pertumbuhan bunga mawar
  • Curah hujan bagi pertumbuhan bunga mawar yang baik adalah 1500-3000 mm/tahun. Memerlukan sinar matahari 5-6 jam per hari. Di daerah cukup sinar matahari, mawar akan rajin dan lebih cepat berbunga serta berbatang kokoh.Sinar matahari pagi lebih baik dari pada sinar matahari sore, yang menyebabkan pengeringan tanaman.
  • Tanaman mawar mempunyai daya adaptasi sangat luas terhadap lingkungan tumbuh, dapat ditanam di daerah beriklim dingin/sub-tropis maupun di daerah panas/tropis. Suhu udara sejuk 18-26 derajat C dan kelembaban 70-80 %. 

2. Media Tanam 
  • Penanaman dilakukan secara langsung pada tanah secara permanen di kebun atau di dalam pot.Tanaman mawar cocok pada tanah liat berpasir (kandungan liat 20-30 %), subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi dan drainase baik.
  • Pada tanah latosol, andosol yang memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang cukup baik.Derajat keasaman tanah yang ideal adalah PH=5,5-7,0. Pada tanah asam (pH 5,0) perlu pengapuran kapur Dolomit, Calcit atupun Zeagro dosis 4-5 ton/hektar.
  • Pemberian kapur bertujuan untuk menaikan pH tanah, menambah unsur-unsur Ca dan Mg, memperbaiki kehidupan mikroorganisme, memperbaiki bintil-bintil akar, mengurangi keracunan Fe, Mn, dan Al, serta menambah ketersediaan unsurunsur P dan Mo. Tanah berpori-pori sangat dibutuhkan oleh akar mawar.
 
 3. Ketinggian Tempat
Mawar tumbuh baik pada:
  • Ketinggian 560-800 m dpl, suhu udara minimum 16-18 derajat C dan maksimum 28–30 derajat C.
  • Ketinggian 1100 m dpl, suhu udara minimum 14-16 derajat C, maksimum 24–27 derajat C
  • Ketinggian 1400 m dpl, suhu udara minimum 13,7-15,6 derajat C dan maksimum 19,5-22,6 derajat C.

Di daerah tropis seperti Indonesia, tanaman mawar dapat tumbuh dan produktif berbunga di dataran rendah sampai tinggi (pegunungan) rata-rata 1500 m dpl.

Terima kasih kepada : Rawabelong
Rose Picture by : digitalphotoartistry

Monday, July 8, 2019

Cara Panen Dan Pasca Panen Bunga Mawar

Cara Panen Dan Pasca Panen Bunga Mawar. Panen adalah pemungutan (pemetikan) hasil sawah atau ladang. Istilah ini paling umum digunakan dalam kegiatan bercocok tanam dan menandai berakhirnya kegiatan di sebuah lahan. Namun, istilah ini memiliki arti yang lebih luas, karena dapat dipakai pula dalam budi daya ikan atau berbagai jenis objek usaha tani lainnya, seperti jamur, udang, alga atau gulma laut, dan hasil hutan (kayu maupun non-kayu).

Secara kultural, panen dalam masyarakat agraris sering menjadi alasan untuk mengadakan festival dan perayaan yang berhubungan dengan kepercayaan atau adat suatu daerah.

Cara Panen Dan Pasca Panen Bunga Mawar

Cara Panen Dan Pasca Panen Bunga Mawar

Panen pada masa kini dapat dilakukan dengan teknologi yang canggih, seperti mesin pemanen combine harvester, tetapi dalam budi daya yang masih tradisional atau setengah trandisional orang masih menggunakan sabit atau bahkan ani-ani.

Panen tanpa menggunakan mesin merupakan salah satu pekerjaan dalam budi daya yang paling memakan banyak waktu, dan tenaga kerja. Kegiatan ini dapat langsung diikuti dengan proses pasca panen atau pengeringan terlebih dahulu.

Cara Panen Tanaman Hias Bunga Mawar

7.1. Ciri dan Umur Tanaman Berbunga Ciri-ciri bunga mawar siap dipetik (dipanen) untuk tujuan sebagai bunga potong : kuntum bunganya belum mekar penuh dan berukuran normal. Untuk tujuan bunga tabur pemetikan bunga pada stadium setelah mekar penuh.

Waktu panen yang ideal adalah pagi atau sore hari (saat suhu udara dan penguapan air tidak terlalu tinggi). Di beberapa sentra produsen bunga potong melakukan pemetikan bunga mawar pada malam hari.

7.2. Cara Pemetikan Bunga Cara panen bunga mawar adalah dengan memotong tangkai bunga pada bagian dasar (pangkal) atau disertakan dengan beberapa tangkai daun. Alat pemotong bunga mawar dapat berupa pisau ataupun gunting pangkas yang tajam, bersih dan steril.

7.3. Periode Panen Tanaman mawar yang bibitnya berasal dari stek ataupun okulasi dapat dipanen pada umur 4-5 bulan setelah tanam atau tergantung varietas dan kesuburan pertumbuhannya. Pembuangan ini akan produktif bertahun-tahun berkisar 3-5 tahun.

7.4. Prakiraan Produksi Tanaman mawar yang dipelihara secara intensif dari jenis/varietas unggul dapat menghasilkan 120.000–280.000 kuntum/hektar/tahun. Tingkat produksi ini tergantung pada varietas mawar, kesuburan tanah, jarak dan tingkat perawatan tanaman selama di kebun.

Cara Pasca Panen Tanaman Hias Bunga Mawar

8.1. Pengumpulan 
1) Pengumpulan pascapanen bunga potong mawar:
a) Kumpulkan bunga segera seusai panen dan masukkan ke dalam wadah (ember) yang berisi air bersih. Posisi tangkai bunga diatur sebelah bawah terendam air.
b) Angkut seluruh hasil panen ke tempat pengumpulan hasil untuk memudahkan penanganan berikutnya.

2) Pengumpulan pascapanen bunga mawar tabur: Kumpulkan kuntum bunga mawar yang baru dipetik ke dalam suatu wadah (keranjang plastik, tampah/ember berisi air bersih).

8.2. Penyortiran dan Penggolongan
1) Sortir bunga yang rusak, layu dan busuk pisahkan secara tersendiri.
2) Klasifikasikan bunga berdasarkan jenis, ukuran bunga, panjang tangkai bunga dan warna bunga yang seragam.
Pengklasifikasian berdasarkan panjang tangkai bunga dipisahkan ke dalam dua grade. Grade A bunga dengan panjang tangkai lebih dari 60 cm, grade B panjang tangkai kurang dari 60 cm.

8.3. Penyimpanan 
1) Untuk bunga potong mawar, simpan bunga yang telah dikemas ke dalam ruang penyimpanan bersuhu dingin (cold storage) dengan kelembaban relatif stabil 90 %.
2) Untuk bunga mawar tabur, simpan di tempat/ruangan teduh, dingin, lembab, dan sirkulasi udara baik.

8.4. Pengemasan dan Pengangkutan 
1) Ikat bunga yang telah diklasifikasikan dan disatukan menjadi suatu ikatan-ikatan. Tiap ikatan berisi 20 tangkai bunga.
2) Kemas ikatan-ikatan bunga tadi ke dalam keranjang/dos karton dan sirkulasi udara baik.
3) Angkut bunga mawar ke tempat sasaran pasar.

4) Alasi pangkai tangkai bunga dengan kapas basah atau masukkan ke dalam botol plastik berisi air, terutama untuk tujuan pengiriman jarak jauh.

5) Tambahkan remukan es di sekitar wadah (kontainer) bunga mawar agar kondisi ruangan alat angkut cukup dingin dan lembab.

9. Gambaran Peluang Agribisnis Bunga mawar mempunyai potensi ekonomi dan sosial yang tinggi. Salah satu negara produsen bunga-bungaan terbesar di dunia adalah Belanda.

Diantara 10 jenis bunga potong Belanda, ternyata mawar menempati urutan teratas dan paling besar dalam peraihan (perolehan) devisa negara tersebut.

Peningkatan permintaan bunga potong dan tanaman hias terjadi di Indonesia, karena selama periode tahun 1985–1991 ekspor komoditas ini meningkat dari 476 ton menjadi 4.881 ton.

Berarti prospek pengembangan budidaya mawar di negeri kita diperkirakan sangat cerah. Mawar diperdagangkan sebagai bunga potong, tabur dan tanaman pot.

Mengingat kepentingan nilai ekonomi dan meningkatnya permintaan bunga potong atupun tanaman hias di dalam dan luar negeri, maka pengembangan budidaya mawar perlu diarahkan untuk skala agribisnis yang sesuai dengan permintaan pasar.

Permintaan bunga mawar di pasar dalam negeri (domestik) cenderung meningkat, terutama di kota-kota besar. Jakarta menyerap bunga-bunga terbesar dengan omzet dan peredaran uang mencapai Rp 25,8 miliar per tahun.

Permintaan bunga mawar ±20.000 kuntum per hari hal ini memberikan gambaran cerah bagi kalangan wirausahawan di berbagai daerah (wilayah) di Indonesia untuk mengelola agribisnis bunga mawar, terutama yang lokasinya strategis dekat dengan kota-kota besar.

10. STANDAR PRODUKSI
10.1. Ruang Lingkup Standar mawar bunga potong meliputi ruang lingkup, deskripsi, klasifikasi, syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat penandaan dan pengemasan.

10.2. Diskripsi Standar mutu mawar bunga potong di Indonesia tercantum dalam Standar Nasional Indonesia SNI–01-4491-1998.

10.3. Klasifikasi dan Standar Mutu Berdasarkan kualitasnya,mawar bunga potong diklasifikasikan dalam 4 kelas, yaitu: a) Mutu AA: sempurna, bunga dipanen pada stadia kuncup setengah mekar dan berwarna,

ditandai dengan kelopak bunga mekar 2 lembar, ukuran seragam, bebas organisme pengganggu tumbuhan, tidak terjadi kerusakan mekanis/fisik, tidak mengandung sisa pestisida serta kotoran dan duri telah dibersihkan dari tangkai bunga.

b) Mutu A: sama dengan ciri AA dengan toleransi 5 % boleh menyimpang. c) Mutu B: sama dengan ciri AA dengan toleransi 10 % boleh menyimpang d) Mutui C: selain AA, A dan B

Adapun spesifikasi syarat dan mutu untuk mawar bunga potong adalah sebagai berikut:
1) Panjang tangkai a. Tipe standar (cm): mutu AA>65; mutu A=55-64; mutu B=40-54; mutu C=25-39 b. Type spray (cm): mutu AA>55; mutu A=46-55; mutu B=35-45; mutu C< 35

2) Diameter kuncup bunga 1/2 mekar a. Type standar (cm): mutu AA>2.5; mutu A>2.5; mutu B>2.5; mutu C>2.0 b. Tipe spray (cm): mutu AA>1.5; mutu A>1.5; mutu B>1.5; mutu C>1.2

3) Jumlah Kuntum bunga ½ mekar per tangkai a. Tipe spray (kuntum): mutu AA> 6; mutu A> 6; mutu B> 6; mutu C

4) Benda asing/kotoran (%):mutu AA=0; mutu A=0; mutu B=0; mutu C

5) Kesegaran bunga: mutu AA=segar toleransi 3; mutu A=idem; mutu B=idem; mutu C=idem

6) Keseragaman kultivar: mutu AA=seragam; mutu A=idem; mutu B=idem; mutu C=idem

7) Warna Bunga: mutu AA=seragam; mutu A=idem; mutu B=idem; mutu C=idem

8) Keadaan minimun tangkai bunga: mutu AA=kuat/lurus,tdk pecah, tdk bercabang; mutu A=idem; mutu B=idem; mutu C=kurang kuat/lurus, tdk pecah, tidak bercabang

9) Daun pada 2/3 bagian tangkai: mutu AA=lengkap & sehat; mutu A=idem; mutu B=idem; mutu C=idem

10) Kerusakan/cacat (%):mutu AA= 0; mutu A=0; mutu B=0; mutu C

11) Organisme penggangu (%):mutu AA= 0; mutu A=0; mutu B=0; mutu C

12) Toleransi; (kualitas dan ukuran jumlah atau panjang) (%): mutu AA=3; mutu A=5; mutu B=10; mutu C

10.4. Pengambilan Contoh Satu partai/lot bunga mawar segar terdiri atas maksimum 1.000 kemasan. Contoh diambil secara acak dari jumlah kemasan.
a) Jumlah kemasan dalam partai 1 – 5, contoh yang diambil semua.
b) Jumlah kemasan dalam partai 6 – 100, contoh yang diambil sekurang-kurangnya 5.
c) Jumlah kemasan dalam partai 101 – 300, contoh yang diambil sekurangkurangnya 7.
d) Jumlah kemasan dalam partai 301 – 500, contoh yang diambil sekurangkurangnya 9.
e) Jumlah kemasan dalam partai 501 – 1000, contoh yang diambil sekurangkurangnya 10.

10.5 Pengemasan Bunga mawar segar dikemas dengan kotak karton yang baru dan kokoh, baik, bersih dan kering serta berventilasi. Jumlah tangkai sebanyak 15-20 tangkai diikat dan dibungkus. Kemudian dimasukkan ke dalam kemasan karton.

Kemasan lain dengan bobot dan jumlah tangkai tertentu dapat digunakan atasdasar kesepakatan antara pihak penjual dan pihak pembeli. Ujung tangkai bunga dimasukkan ke dalam kantong plastik berisi kapas basah mengandung bahan pengawet.

11. DAFTAR PUSTAKA 1. Rukmana, Rahmat. 1995. Mawar. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. 2. Soekarno dan Nampiah. 1990. Mawar. Jakarta : Penebar Swadaya. Terima kasih kepada : Rawabelong Rose Picture by : digitalphotoartistry