Showing posts with label Tips Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips Trik. Show all posts

Thursday, July 25, 2019

7 Cara Tepat Menanam Bunga Euphorbia Agar Cepat Hidup


7 Cara Tepa Menanam Bunga Euphorbia Agar Cepat Hidup. Kunci keberhasilan merawat euphorbia ada pada media tanam yang baik. Dengan media tanam yang baik, akan membuat tanaman ini tumbuh subur, sehat, akar kuat, batang kokoh, dan rajin berbunga.

Untuk itulah, media tanam harus mengandung unsur hara dalam jumlah memadai. Pot sebagai wadah tanam sebaiknya dipilih yang memiliki drainase baik. Setelah itu, baru memahami cara penanaman yang benar. Berikut cara menanam euphorbia dengan benar

7 Cara Tepat Menanam Bunga Euphorbia Agar Cepat Hidup.


  • Siapkan pot yang ukurannya sepadan dengan besar-kecilnya euphorbia. Pastikan kondisi pot bersih dan memiliki lubang di bagian dasar untuk membuang kelebihan air.
  • Masukkan beberapa potongan styrofoam atau pecahan genting yang jumlahnya asal menutup lubang, karena tujuannya untuk mencegah air tidak menggenang di dasar pot.
  • Isi pot dengan formulasi media tanam yang sudah dibuat, jumlahnya kira-kira separuh pot. Taburkan butiran pupuk lambat urai sebanyak setengah sendok makan.
  • Ambil bibit euphorbia, lalu bersihkan akar-akarnya. Setelah itu, tanaman siap ditanam.
  • Masukkan euphorbia ke media tanam dengan posisi tegak. Pastikan akar menyebar merata dan tidak saling melilit atau menumpuk satu dengan yang lainnya.
  • Isi media tanam hingga penuh, lalu siram air sampai media tanam terlihat padat. Letakkan bibit di lokasi teduh dan aman dari gangguan.
Selamat mencoba. [ary]

tablodgallery

Tuesday, July 16, 2019

7 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Euphorbia


7 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Euphorbia. Beberapa tahun yang lalu euphorbia pernah booming di negeri kita. Harga dipasaran termurah saja minimal Rp. 30 ribu/ pot.

Namun seiring dengan semakin banyaknya penangkar, maka jatuh pula harganya. Namun jangan lantas ditinggalkan.

Jika anda termasuk pecinta setia euphorbia, dengan sentuhan sedikit sudah akan merubah nuansa dan keindahan euphorbia kita.

Coba Anda ganti pot hitam yang menjadi media dengan pot yang lebih bagus. Bila kantong kita hanya pas-pasan dan eman-eman untuk membeli pot keramik, tidak ada salahnya bila tanaman berduri tersebut kita belikan dengan pot plastik yang berwarna. 

Misal kita ambil tanaman yang mempunyai tinggi sekitar 15 cm.Tentunya tanaman yang sudah berbunga. Lantas kita gunakan pot yang sewarna dengan warna bunganya. 

Pasti terlihat cantik dan anggun. Kita bisa tempatkan dimeja teras atau meja tamu. Pasti nuansa baru akan muncul, cantik, elegan dan eksklusif.

7 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Euphorbiah


Ada yang sering terlewatkan bila melihat keindahan tanaman gurun berduri ini. Sekarang coba kita amati pada tangkai bunganya. Kita raba persis pada tangkai dibawah bunganya. 


Maka akan terasa lengket seperti ada pulut yang menyelimuti tangkai bunga bak pulut yang ditempel pak tani pada orang-orangan perangkap kancil dongeng saat kita kecil dulu. Tangkai bunga tersebut terlihat basah seakan mengeluarkan cairan madu dengan aroma yang khas. 

Warna cairan dan aroma tersebut ternyata mengundang serangga kecil mendekat untuk menghisap madu dan rasa manisnya. Nah… saat serangga tersebut hinggap, maka tamatlah riwayatnya. 

Karena dia akan terjebak lengket pada tangkai bunga dan tentu akan mati secara perlahan. Bangkai serangga yang menempel tersebut menjadi nutrisi dan sari makanan pada tanaman euphorbia selain makanan yang diambil dari akarnya.

Bunga Keberuntungan
Euphorbia memang sangat cantik dan eksotis. Bunganya muncul sangat semarak bila terkena sinar matahari penuh. 


Dengan bentuk bunga seperti angka delapan, maka tak heran banyak yang menganggap dengan menanam bunga berduri ini sebagai bunga yang dapat mendatangkan keberuntungan. Coba lihat lebih detil. Duri yang melindungi batangnya juga terlihat kokoh. 

Duri-duri ini juga dianggap sebagai penolak bala. Tentunya bagi yang mempercayainya. Sedang yang tidak percaya, anggaplah sebagai penghias rumah yang terlihat cantik menawan.

Cara Mudah Menanam Tanaman Hias Bunga Euphorbia


Tananam cantik ini mempunyai spesies lebih dari 2000. Sebagian memang berasal dari dataran Afrika dan Madagaskar. Daerah yang terkena sinar matahari penuh. Maka bunga ini mudah beradaptasi di Indonesia.

Kami berikan cara cepat menanam dan memperbanyak euphorbia. Walau banyak cara misalnya dengan cara tanam biji, sambung, stek maupun cara lain. 


Dibawah ini cara stek yang kami pilih. Selain praktis juga kita dapat mengetahui secara pasti jenis maupun warna bunganya. sesuai yang kita kehendaki.
  1. Potong cabang yang sehat kira-kira setinggi 10 – 15 cm 
  2. Siapkan pot yang sepadan dengan bakal tanaman. Usahakan lobang pot dibawah lancar agar air tidak berlebihan yang dapat menakibatkan pembusaukan. 
  3. Siapkan media tanam berupa tanah, pasir dan sekam. Taburkan dan campur dengan butiran pupuk lambat secukupnya (jangan berlebihan). 
  4. Tanam batang euphorbia dengan posisi tegak 
  5. Siram sampai media terlihat padat. 
  6. Letakkan ditempat yang agak teduh sampai sekitar satu minggu. 
  7. Usahakan media tidak terlalu basah.

Cara Merawat Dengan Benar Bunga Euphorbia 


Agar euphorbia tumbuh bagus, sehat dengan bunga yang semarak, tentu memerlukan perlakuan tersendiri. Walau pada dasarnya tanaman gurun ini cukup bandel dan mudah perawatannya. 
  • Untuk fase awal adalah fase penyuburan. Fase ini bisanya dilalui sekitar satu sampai dua bulan. Pada fase ini, adalah setelah tanaman melewati waktu dua bulan, tanaman akan mulai mengeluarkan beberapa cabang. Daun terlihat sangat subur, lebar dan rindang.
  • Fase berikutnya adalah fase penbungaan. Pada saat tersebut, tanaman harus terkena matahari secara langsung dan penuh sepanjang hari.
  • Siram setiap hari dengan cara menggunakan gembor.Usahakan air yang menyiram tidak terlalu deras dan keras yang menagakibtkan daun tertancap duri atau sobek.Setelah satu minggu akan muncul bunga-bunga kecil diantara sela-sela tajuknya.
  • Bunga tersebut akan terlihat dewasa setelah satu bulan yang ditandai bunga serempak yang cerah dan indah menyesaki seluruh daun-daunnya.
  • Untuk merawat agar euphorbia tetap berbunga lebat sepanjang masa, tentu anda juga harus merawatnya. Usahakan agar unsure hara tetap dalam jumlah yang memadai. Berikan pupuk majmuk dengan kadar NPK dimana N rendah dan PK Tinggi.
Anda bisa menggunakan pupuk padat maupun cair yang saat ini tersedia hamper diseluruh penjual tanaman hiasa maupun took-toko pertanian di daerah anda.
tumbuh
Pic from flickr

Monday, July 15, 2019

6 Bahan Dan Cara Pembuatan Pupuk Bokashi

6 Bahan Dan Cara Pembuatan Pupuk Bokashi. Bokashi adalah hasil fermentasi bahan organik (jerami, sampah organik, pupuk kandang dan lain-lain) dengan teknologi EM4 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik

6 Bahan Dan Cara Pembuatan Pupuk Bokashi

untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanah dan produksi tanaman. Bokashi dapat dibuat dalam beberapa hari dan bisa langsung digunakan sebagai pupuk
 

6 Bahan Dan Cara Pembuatan Pupuk Bokashi


Bahan-bahan Pupuk Bokashi :


• Pupuk kandang : 300 Kg

• Dedak : 50 Kg

• Sekam : 150 Kg

• Larutan gula/molase : 200 ml/20 sdm

• EM4 : 500 ml/50 sdm

• Air secukupnya.



Cara Pembuatan Pupuk Bokhasi :

• Larutkan EM4 dan Gula kedalam air

• Pupuk kandang, sekam, dan dedak dicampur secara merata

• Siramkan EM4 secara perlahan-lahan kedalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30% Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan mudah pecah (megar).

• Adonan digundukan diatas ubin yang kering, dengan ketinggian minimal 15 - 20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni selama 4 - 7 hari

• Pertahankan suhu gundukan adonan maksimum 500C. Bila suhunya lebih dari 500C, turunkan suhunya dengan cara dibolak-balik, kemudian tutup kembali dengan karung goni. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukkan. Pengecekan suhu sebaiknya dilakukan setiap 5 jam sekali.

• Setelah 4 - 7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

bbpp-lembang

Saturday, July 13, 2019

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar. Teknik Penanaman Penentuan Pola Tanam
Buat lubang tanam pada jarak 60×60 cm atau 70×70 cm, tergantung jenis mawar dan kesuburan tanahnya.
Pengertian Pola Tanam

Pola tanam adalah usaha penanaman pada sebidang lahan dengan mengatur susunan tata letak dan urutan tanaman selama periode waktu tertentu termasuk masa pengolahan tanah dan masa tidak ditanami selama periode tertentu.

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar

Info Tanaman Hias Tentang 5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar


Pola tanam di daerah tropis, biasanya disusun selama satu tahun dengan memperhatikan curah hujan, terutama pada daerah atau lahan yang sepenuhnya tergantung dari curah hujan.

5 Cara Pola Tanam Menanam Bunga Mawar

Maka pemilihan jenis/varietas yang ditamanpun perlu disesuaikan dengan keadaan air yang tersedia ataupun curah hujan. Sumber Berita: http://sumsel.litbang.pertanian.go.id

1. Pembuatan Lubang Tanam
Untuk membuat lubang diperlukan sekop melengkung supaya diperoleh lubang berbentuk silindris. Ukuran lubang 45×45×45 cm.

Kedalaman yang baik yaitu bila tanaman diletakkan dalam lubang, kedudukan bagian percabangan utama (bud union) letaknya sejajar dengan permukaan tanah. Akar mawar tidak dapat menembus tanah terlalu dalam, maka tidak perlu mencangkul tanah terlalu dalam, cukup 45–55 cm.

2. Pada saat membuat lubang, tanah di permukaan (top soil), sub-soil dikumpulkan terpisah, karena akan digunakan untuk menutup lubang kembali.

3. Bila daerah itu tertutup rumput, harus diambil dalam bentuk lempengan-lempengan dan diletakkan di tempat teduh, untuk digunakan sebagai pupuk, dengan memasukkannya ke dalam lubang.

4. Lempengan rumput diletakkan terbalik. Top soil dicampur dengan bahan organik (seperti kompos, pupuk hijau, pupuk kandang dan sebagainya) perbandingan 4 bagian tanah dan 1 bagian bahan organik.

5. Lubang ditimbuni sub-soil dicampur dengan bahan organik (dalam jumlah lebih banyak dari pada campuran untuk top soil) dan super fosfat (dapat juga dipakai tepung tulang) 20%.

6. Jumlah super fosfat 1,5-2 kg per 10 m2 tanah, tepung tulang 1,5-3 kg per 10 m2. Lubang diisi top soil dan bahan organik sampai membentuk gundukan.

Tips Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar

Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar. Pemeliharaan Tanaman Penyiangan. Kegiatan penyiangan biasanya bersamaan dengan pemupukan agar dapat menghemat biaya dan tenaga kerja.

Rumput liar yang tumbuh pada selokan/parit antar bedengan dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit.
Penyiangan sebulan sekali (tergantung pertumbuhan gulma), dengan mencabut rumput-rumput liar (gulma) secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman atau membersihkan dengan alat bantu kored/cangkul.

Tips Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar

Perawatan Pemberian Pupuk Pada Bunga Mawar


Jenis dan dosis (takaran) pupuk yang dianjurkan untuk tanaman mawar adalah pupuk NPK (5-10-5) sebanyak 5 gram/tanaman. Bila pertumbuhan tunas lambat dipupuk NPK pada perbandingan 10:10:5, bila tangkainya lemah perbandingan pupuk NPK 5:15:5.

Jenis dan dosis pupuk lain adalah campuran pupuk yang terdiri atas: 90–135 kg N ditambah 400 kg P2O5 ditambah 120 kg K2O/ha/tahun atau setara dengan 200– 300 kg Urea ditambah 840 kg TSP ditambah 250 kg KCL/ha/tahun.

Berdasarkan hasil penelitian Balai Penelitian Hortikultura (Balitro), tanaman mawar perlu dipupuk pupuk NPK 5 gram/pohon pada saat tanam atau 7–15 hari setelah tanam.

Pemupukan berikutnya secara kontinu tiap 3–4 bulan sekali, tergantung keadaan pertumbuhan tanaman. Dosis dan jenis pupuk yang dianjurkan adalah campuran pupuk Nitrogen 600 kg N ditambah Fosfat 1000 kg P2O5 ditambah Kalium 400 kg K2O/ha/tahun

atau setara dengan urea ± 1350 kg ditambah TSP 2100 kg ditambah KCL 800 kg/ha/tahun. Tiap kali pemupukan diberikan 1/4 - 1/3 dosis pupuk 337,5–450 kg Urea ditambah 525–700 kg TSP ditambah 100–133 kg KCl per hektar.

Pemberian pupuk sebaiknya pada saat sebelum berbunga, sedang berbunga, dan setelah kuntum bunga layu. Cara pemberian pupuk dengan ditabur dalam paritparit kecil dan dangkal diantara barisan tanaman atau di sekeliling tajuk tanaman, kemudian ditutup dengan tanah tipis dan segera disiram hingga cukup basah.

Pengairan dan Penyiraman Bunga Mawar


Pengairan dan penyiraman dilakukan:
a) Pada fase awal pertumbuhan (sekitar umur 1-2 bulan setelah tanam), dilakukan secara kontinu tiap hari 1-2 kali. Pengairan berikutnya berangsur-angsur dikurangi atau tergantung keadaan cuaca dan jenis tanah (media).

b) Waktu pemberian air yang baik pada pagi dan sore hari, saat suhu udara dan penguapan air dari tanah tidak terlalu tinggi.
c) Cara pengairan adalah dengan disiram secara merata menggunakan alat bantu emrat (gembor).

12 Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag

Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag. Waktu tanam mawar adalah pada awal musim hujan (bila keadaan airnya memadai dapat dilakukan sepanjang musim/tahun. Tanaman mawar yang ditanam berupa bibit cabutan (tanpa tanah), dan bibit yang berasal dari polybag untuk taman rumah anda.

12 Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag

Cara Penanaman Bibit Mawar Cabutan :

1. Bongkar bibit tanaman mawar dari kebun pembibitan secara cabutan.
2. Potong sebagian batang dan cabang-cabangnya, sisakan 20–25 cm agar habitus tanaman menjadi perdu (pendek).
3. Potong sebagian akar-akarnya dengan gunting pangkas tajam dan steril.
4. Rendam bibit mawar dalam air atu larutan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Dekamon 1–2 cc/liter selama 15–30 menit.
5. Tanam bibit mawar di tengah-tengah lubang tanam dan akarnya diatur menyebar ke semua arah. Timbun (urug) dengan tanah hingga batas pangkal leher batang.
6. Padatkan tanah di sekeliling batang tanaman mawar pelan-pelan agar akarakarnya dapat kontak langsung dengan air tanah.
7. Siram tanah di sekeliling perakaran tanaman hingga basah.
8. Pasang naungan sementara dari anyaman bambu/bahan lain untuk melindugi tanaman mawar dari teriknya sinar matahari sore hari.

12 Cara Menanam Bunga Mawar Cabutan Polybag


Penanaman bibit mawar dari polybag berbeda dengan penanaman bibit mawar cabutan. Bibit mawar dari polybag dipindahtanamkan secara lengkap bersama tanah dan akar-akarnya.

Tata cara penanaman bibit mawar dari polybag adalah sebagai berikut :
1. Siram media dalam polybag yang berisi bibit mawar hingga cukup basah.
2. Angkat polybag kemudian balikkan posisinya sambil ditekuk-tekuk bagian dasarnya agar bibit mawar bersama tanah dan akar-akarnya terlepas (keluar) dari polybag. Bila polybag berukuran besar, maka pengeluaran bibit mawar dapat dengan cara menyobek atau menyayat polybag tersebut.
3. Tanamkan bibit mawar ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan jauh hari sebelumnya. Letak bibit mawar tepat di tengah-tengah lubang tanam, kemudian urug dengan tanah sampai penuh sambil dipadatkan pelan-pelan
4. Siram tanah di sekeliling perakaran tanaman mawar hingga cukup basah. Bibit mawar akan langsung segar dan tumbuh tanpa melalui pelayuan atau istirahat dulu.

Thursday, June 20, 2019

9 Tips Memilih Saat Membeli Bibit Bunga Anggrek

9 Tips Memilih Saat Membeli Bibit Bunga Anggrek. Jenis bunga anggrek termahal pengertian bunga anggrek bunga anggrek bulan, bunga anggrek langka harga bunga anggrek bunga anggrek putih bunga anggrek adalah ciri ciri bunga anggrek


9 Tips Memilih Saat Membeli Bibit Bunga Anggrek

Anda berencana untuk menambah koleksi anggrek anda ?. Sebelum memutuskan untuk membeli, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu.

• Pilihlah anggrek yang Sehat dengan daun hijau sedang, mengkilat dan polos tanpa bercak. Hindari tanaman yang terdapat bercak kuning atau cokelat pada daun dan batang, karena kemungkinan terserang penyakit.

• Memiliki batang atau umbi semu (pseudobulb) yang gemuk, kuat dan polos tanpa bercak. Hindari batang/pseudobulb yang berkerut (kemungkinan karena kekurangan air).

• Memiliki anakan baru yang lebih banyak (untuk anggrek sympodial), sehingga jika yang dewasa mati, ada gantinya. Selain itu, peluang untuk berbunga juga lebih besar.

• Memiliki bekas tangkai bunga lebih banyak, yang berarti anggrek tersebut tergolong rajin berbunga.

• Bertangkai bunga utuh. Tangkai terpotong adalah salah satu sifat menurun sehingga pada pembungaan berikutnya kemungkinan juga akan terpotong.

• Kuntum bunga dalam keadaan setengah mekar dan utuh (tepi bunga tidak mengkerut), agar lebih lama menikmati keindahan bunganya setelah dibeli.

• Batangnya kokoh tertanam pada pot. Jika mudah goyang ada kemungkinan anggrek tersebut baru di tanam ulang atau sistim akarnya tidak baik.

• Periksa medianya, apakah terdapat hama (serangga kecil) yang merayap. Hindari tanaman yang ber hama.

• Lihat tangkai bunganya, apakah memang berasal dari tanaman atau hanya bunga potong yang ditancapkan pada pot. Ada penjual anggrek nakal, yang menancapkan bunga potong pada tanaman yang sebenarnya belum berbunga dengan maksud agar nilai jual anggrek tersebut bisa lebih tinggi.

Semoga membantu.

anggrek.info
Pic From pachd

Monday, June 3, 2019

3 Cara Mudah Budidaya Tanaman Sirih Merah


Tanaman sirih merah (Piper crocatum) lebih umum dikembangbiakkan secara vegetatif atau aseksual. Secara alami tanaman sirih merah sulit diperbanyak dengan biji. Perbanyakan dengan cara tersebut mempunyai keuntungan yang terpenting adalah mewarisi sifat genetik dari tanaman induknya.

3 Langkah Mudah Budidaya Tanaman Sirih Merah

3 Langkah Mudah Budidaya Tanaman Sirih Merah

Perbanyakan tanaman sirih merah secara vegetatif dapat dilakukan dengan beberapa cara yakni stek, cangkok dan perundukan.

1. Cara Stek

Stek merupakan potongan organ vegetatif (akar, batang, daun, dll) tanaman yang digunakan untuk perbanyakan tanaman, dengan maksud agar bagian tersebut membentuk
akar. Stek yang dapat digunakan untuk tanaman sirih merah ini adalah dengan cara stek batang.

Alasan mengapa perbanyakan melalui stek batang adalah karena stek merupakan cara yang sederhana, murah dan cepat. Jumlah bibit yang dihasilkan dari satu tanaman induk lebih banyak. Seluruh bibit yang dihasilkan memiliki sifat genetis yang sama dengan tanaman indukknya.

Tahap-tahap pembibitan tanaman sirih merah dengan cara stek dapat dilakukan sebagai berikut:

a. Pilih tanaman induk yang sehat dan memiliki batang kokoh sebesar tusuk sate bambu atau lebih baik bisa lebih besar. Lebar daun sedang atau bisa lebih dan tebal. Berdasarkan pengalaman penulis, bahan stek dengan batang dan ukuran daun kecil, maka akan menghasilkan bibit yang berukuran kecil pula dan cenderung tanaman kurang mampu berkembang dengan baik.

b. Potong batang tersebut menjadi satu atau dua ruas dengan syarat masing-masing ruas masih memiliki daun. Jika bahan stek yang digunakan 2 ruas, minimal salah satu ruasnya memiliki daun tetapi lebih baik kedua ruas berdaun. 


Bahan stek dengan ruas tanpa daun, prosentase tumbuh sangat kecil, atau bahkan tidak dapat tumbuh sama sekali. Karena proses fotosintesis yang terjadi tidak sempurna, sehingga menghambat pertumbuhan dan perkembangan bibit stek.

c. Rendam bahan stek tersebut ke dalam air bersih selama 15 – 30 menit. Untuk hasil yang lebih baik dan mengurangi resiko kegagalan pertumbuhan bibit stek, air rendaman dapat ditambah vitamin B1 yang khusus untuk tanaman atau yang biasa dijual di apotik dalam bentuk tablet. 


1 ml vitamin B1 dilarutkan dalam 1 liter air bersih. Atau 1 tablet /1 liter air. Rendam bahan stek tersebut selama 30 menit atau lebih. Vitamin B1 mengandung tiamin yang berfungsi untuk mempercepat pembelahan sel pada meristem akar.
 

Berdasarkan uji coba dan pengalaman penulis, bahan stek yang direndam dalam larutan vitamin B1 selama ± 24 jam dengan 1 ruas diperoleh tingkat keberhasilan 90%. Selain itu pertumbuhan tunas dan akar lebih cepat bila dibandingkan dengan yang tidak direndam dengan vitamin B1.
 


Bahan stek dapat juga direndam dalam larutan zat pengatur tumbuh (ZPT) terlebih dahulu seperti Rootone F atau Atonik. Cara menggunakan Rootone F adalah olesi pangkal stek dengan ZPT tersebut yang telah dibuat pasta agak encer, karena Rootone F berbentuk serbuk. 

Kemudian diangin-anginkan sebentar. Bila menggunakan ZPT Atonik, caranya adalah larutkan Atonik sebanyak 1 ml dalam 1 liter air bersih, kemudian rendam bahan stek tersebut selama 15 menit. 

Setelah itu angkat dan diangin-anginkan sebentar, baru ditanam. Tujuan perlakuan ZPT adalah untuk merangsang pembentukan akar sehingga mempercepat pertumbuhan tunas stek.

d. Siapkan tempat penyemaian berupa pot bibit berdiameter 10 cm atau polybag yang sudah dilubangi bagian bawah dan samping. Kemudian diisi campuran media semai berupa hasil ayakan pakis (berupa serbuk menyerupai tanah), pasir,arang sekam,pupuk organik dengan perbandingan 4:2:2:1. 


Selain media diatas dapat juga menggunakan campuran humus daun bambu, arang sekam, pasir, pupuk organik dengan perbandingan 4:4:2:1. Atau bisa juga dimodifikasi sendiri oleh pembibit. 

Untuk mencegah adanya hama dalam media semai tersebut, sebaiknya ditabur Furadan 3G sebanyak satu ujung sendok teh per polybag. Kemudian media disiram dengan air bersih hingga cukup basah.
 

Pada dasarnya, media semai yang digunakan untuk stek sirih merah ini harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Cukup kompak (firm and dense)
2. Mempunyai kapasitas pegang air (Watter holding capacity) yang baik/tinggi.
3. Mempunyai aerasi yang baik.
4. Bebas dari benih gulma, nematoda, jamur, bakteri patogenik dan musuh alami lainnya.
5. Menyediakan unsur hara esensial bagi tanaman.

e. Tanam bahan stek tadi pada media semai dengan tepat dan benar. Perhatikan letak mata tunas pada ketiak daun menghadap keatas dan jangan sampai terbalik. Usahakan buku (letak daun, mata tunas dan akar serabut) tertutup media sedalam 0,5 cm – 1 cm dari permukaan media. 


Hal ini disebabkan jika terlalu dalam, maka mata tunas dan akar cepat membusuk. Setelah ditanam, siram kembali dengan air bersih agar stek tidak layu. Letakkan bibit stek tersebut di tempat yang teduh dan sejuk, jangan terkena sinar matahari langsung.

f. Pemeliharaan bibit stek. Penyiraman dapat dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau. Pada musim hujan cukup 1 kali sehari atau sesuai kondisi, jika media terlalu basah tidak perlu disiram. 


Untuk memperkuat pertumbuhan bibit, dapat disiram dengan larutan vitamin B1 seminggu sekali. Kurang lebih pada umur 2 minggu, tunas akan muncul kepermukaan media. 

Pada umur 4 minggu memiliki daun 2 sampai 3 lembar berasal dari tunas baru (daun asal bahan stek tidak dihitung), dan akar tanaman dari pangkal batang sudah panjang memenuhi bagian dasar polybag / pot. Bibit siap untuk dipindah tanam ke pot yang berukuran lebih besar atau langsung ke tanah.

2. Cangkok ( Marcottage atau air layerage)

Perbanyakan sirih merah dapat juga dilakukan dengan cara mencangkok. Cangkok pada prinsipnya adalah mengusahakan perakaran dari suatu cabang tanaman tanpa memotong cabang tersebut dari tanaman induknya. 

Perbanyakan dengan cara ini memiliki kelebihan diantaranya, tanaman memiliki sifat-sifat unggul tanaman induknya dan tanaman lebih cepat berproduksi.
 

Teknik pencangkokan tanaman sirih merah ini berbeda dengan tanaman lain pada umumnya, yaitu hanya menempelkan media tanam pada bagian buku tanaman dan dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa.

Tahap-tahap pencangkokan sirih merah dapat dilakukan sebagai berikut:

a. Bagian buku tanaman yang akan dicangkok, sebaiknya terlebih dahulu disemprot dengan larutan zat pengatur tumbuh (ZPT) perangsang akar dengan konsentrasi 1 ml/liter air (sesuai anjuran) atau larutan vitamin B1. 


Penggunaan ZPT atau vitamin B1 ini berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan dan pembentukan akar sehingga akan mempercepat pula terhadap pembentukan tunas pada ketiak daun. Bila tidak menggunakan cara tersebut juga tidak apa.

b. Siapkan media tanam. Media yang digunakan hampir sama dengan pembibitan stek, yaitu hasil ayakan akar pakis (berbentuk serbuk seperti tanah, arang sekam dan pupuk kandang kambing halus dengan perbandingan 4:2:1. atau dapat juga menggunakan campuran media tanah dan pupuk kandang saja dengan perbandingan 2:1. Campuran media tersebut kemudian ditempelkan pada buku dan bungkus dengan plastik yang sudah dilubangi.

c. Selanjutnya siram cangkokan tersebut dengan menggunakan air bersih hingga seluruh media basah.

d. Setelah satu bulan, akar sudah tumbuh memenuhi media. Potonglah batang yang berada di bawah cangkokan. Buka bungkus cangkokan tersebut dan tanam dalam pot atau langsung di tanah. Bibit dengan cara cangkok, memiliki persentase tumbuh 90% sampai 100%.

3. Merunduk (Layering)

Perbanyakan sirih merah ini dapat pula menggunakan sistem runduk. Prinsip dari perundukan adalah merangsang (menstimulasi) terbentuknya akar atau tunas sebelum dipisahkan dari induknya.

Tahap-tahap merunduk dapat dilakukan sebagai berikut:

a. Sediakan beberapa polybag atau pot dengan diameter 12 cm yang sudah diberi media tanam dan dijajar di sebelah tanaman induk. Media tanam yang digunakan sama dengan cara stek atau cangkok. Dapat juga hanya menggunakan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1. Sebagai bahan tanaman induk adalah tanaman sirih merah yang mempunyai sulur dengan panjang 2 meter atau lebih.

b. Rentangkan sulur tanaman sirih merah, kemudian tanam ruas-ruas batang yang berakar dengan dirundukkan pada polybag-polybag yang telah dipersiapkan.

c. Kemudian siramlah tanaman tersebut sehari sekali atau melihat kondisi. Apabila media masih basah tidak perlu disiram. Secara umum, pada musim kemarau kondisi media cenderung lebih cepat mengering, sehingga perlu penyiraman lebih intensif. Begitu juga sebaliknya, pada saat musim hujan media cenderung lebih lembab, dan penyiraman dilakukan bila perlu.

d. Setelah kurang lebih 1 bulan, pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman sudah mulai banyak dan kuat. Selanjutnya masing-masing bibit dapat dipisahkan per polybag. Tanam bibit-bibit tersebut pada media yang lebih besar atau dapat langsung ditanam di pekarangan rumah yang telah disediakan.

Source : www.rawabelong.com

5 Tips Cara Memilih Dan Membeli Tanaman Hias Aglaonema Anakan

Membeli aglo anakan adalah cara yang paling banyak dilakukan oleh para hobiis untuk menambah koleksinya. Cara ini dianggap paling ekonomis, sebab aglo anakan mempunyai label harga yang lebih murah dibanding dengan aglo remaja atau dewasa. Dengan membeli aglo anakan, hobiis bisa memilih “bibit” yang bagus, serta “memolesnya” sampai menjadi dewasa. Memelihara aglo anakan hingga dewasa serta melihat hasil akhirnya adalah sebuah kenikmatan tersendiri bagi kebanyaakan hobiis.

5 Tips Cara Memilih Dan Membeli Tanaman Hias Aglaonema Anakan

5 Tips Cara Memilih Dan Membeli Tanaman Hias Aglaonema Anakan

Untuk mendapatkan hasil memuaskan serta menghindari kekecewaan dikemudian hari, sebaiknya
membeli aglo anakan tidak dilakukan dengan asal pilih saja. Beberapa pengalaman saya berikut ini mungkin akan membantu bapak/ibu sekalian dalam memilih aglo anakan.

1. Tips Pertama Memilih Jumlah Daun

Pilih aglo anakan yang telah mempunyai minimal 3 (tiga) lembar daun. Karena pada umumnya anakan aglo yang memiliki tiga lembar daun, juga telah memiliki perakaran yang cukup untuk menunjang kelangsungan hidupnya. Perlu diingat bahwa unsur hara, air dan udara mayoritas diserap oleh akar. 

Jadi apabila akar cukup dan sehat, maka kelangsungan hidup tanaman (aglo) akan lebih terjamin. Saat ini makin banyak penjual aglo yang menawarkan anakan dengan dua atau bahkan hanya satu lembar daun. Walaupun pemisahan dan penanaman anakan aglo relative cukup mudah,

 tetapi dengan jumlah daun yang lebih sedikit, maka resiko yang dihadapi akan bertambah. Disamping itu, dari banyak pengalaman, pemisahan anakan dengan jumlah daun kurang dari tiga lembar, akan mengakibatkan beberapa hal sebagai berikut :

a. Tumbuhnya daun baru menjadi lebih lama. Apabila aglo dalam kondisi normal atau telah memiliki tiga lembar daun membutuhkan rata-rata satu bulan, maka anakan aglo yang memiliki kurang dari tiga lembar daun membutuhkan waktu 2-3 bulan. Hal ini disebabkan kurangnya serapan nutrisi dari media tanam, akibat system perakaran yang belum cukup dan kuat.
b. Daun baru tumbuh kurang sempurna. Misalnya ukuran daun menjadi kecil, atau bahkan menjadi cacat (keriting).

2. Tips Kedua, Memilih Kuncup Anakan

sebaiknya jangan pilih anakan aglo yang ketika dipisah dari induknya sedang muncul kuncup daun baru. Karena pemisahan anakan aglo ketika muncul kuncup daun baru, umumnya akan menyebabkan pertumbuhan daun baru tersebut tidak maksimal (umumnya daun menjadi lebih kecil).

3. Tips Ketiga, Kondisi Anakan Aglaonema

ketika memilih dan membeli aglo anakan, sebisa mungkin melihat kondisi perakarannya. Hal ini untuk lebih meyakinkan bahwa anakan aglo yang kita beli benar-benar dalam keadaan fit dan sehat, yaitu dengan meminta kepada penjual untuk membongkar aglo dari medianya. Tidak perlu takut untuk meminta, karena hal sudah jamak dilakukan. 

Cara yang umum dilakukan, ketika sedang tawar menawar kita buat sebuah kesepakatan, apabila harga sudah deal, maka media tanam akan dibongkar untuk lebih meyakinkan. Apabila terbukti perakaran bagus, maka transaksi jalan terus. 

Tetapi apabila ternyata perakaran kurang bagus atau bahkan ada yang busuk, transaksi bisa saja dibatalkan. Selain melihat kondisi perakaran, dengan cara ini kita juga bisa melihat kondisi media tanam yang digunakan, apabila ternyata kurang sesuai, maka bisa secepatnya diganti.

4. Tips Keempat, Memilih Penjual Yang Berpengalaman

sebisa mungkin membeli aglo dari penjual atau nursery yang memliki pengalaman cukup dibidang Aglo. Sukur-sukur membelinya dari Nursery khusus aglo yang sudah terkenal, atau setidaknya anda kenal. Prinsip yang digunakan adalah tidak semua penjual tanaman hias mampu memisahkan anakan aglo dan menanamnya dengan baik. Tidak sedikit yang asal memisahkan dan menjualnya hanya untuk mengejar keuntungan semata.

5. Tips Kelima. Memilih Anakan Menempel Pada Induk

Disebut sebagai bonus. Saat ini mulai banyak penjual yang menawarkan anakan aglo yang masih menempel pada induknya. Ketika transaksi terjadi, penjual akan memisahkan anakan dan menyerahkannya kepada pembeli. 

Apabila kita menemui hal seperti ini, maka banyak keuntungan bisa didapat. Kita bisa melihat sendiri kondisi indukannya, bisa melihat langsung kondisi kesehatan anakan dari ujung daun sampai akar. Sekaligus bisa meyakinkan bahwa anakan aglo yang kita beli memang benar-benar sesuai dengan yang kita inginkan.

Demikianlah sekedar tips dari hasil pengalaman saya berburu anakan aglo. Semoga membantu.